Tarif Susi Air ‘Mencekik’ Kepala Bandara Rampi Turut Angkat Bicara

0
86

MASAMBA, CNEWS — Tingginya harga tiket maskapai penerbangan perintis di Kabupaten Luwu Utara diharap membuka mata semua pihak terkait. Tidak tanggung-tanggung akibat tarif tinggi tersebut masyarakat menilai sangat memberatkan. Pemerintah daerah diharap bisa memberi solusi terhadap beban masyarakat akibat tarif
mencekik tersebut.

Kepala Bandara Rampi, Agus Fidus Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pun dibuat angkat tangan dan tidak bisa berbuat apa-apa membantu masyarakat dalam menekan tarif penerbangan perintis di wilayah ini. “Bila pemerintah daerah tidak segera menyikapi hal ini maka secara otomatis harga tiket akan tetap seperti ini dan ditentukan oleh pihak perusahaan hingga menunggu proses pelelangan seperti yang terjadi saat ini,” katanya

Agus mengungkapkan, secara pribadi mengusulkan sebagai solusi atas tingginya tarif penerbangan perintis seperti Masamba-Rampi, kalau boleh pemerintah daerah menyikapi keberlanjutan kontrak melalui APBD sambil menunggu pelelangan diawal tahun, karena biasanya proses pelelangan berlangsung selama kurang lebih 2 atau 3 bulan,” terangnya.

Apa yang dirasakan oleh masyarakat saat ini, kata Agus, memang dinilai sangat wajar bila ada muncul protes karena masyarakat sangat membutuhkan keberadaan angkutan udara ke wilayah Rampi atau sebeliknya ke Masamba, sementara untuk biaya yang diterapkan oleh penerbangan Susi Air memang terbilang cukup tinggi untuk ukuran masyarakat di wilayah ini.

Sementara itu, sorotan terhadap tingginya harga tiket rute Masamba-Rampi kembali disampaikan oleh Forum LSM PERS Luwu Utara agar pihak maskapai Susi Air lebih bijak dalam menerapkan harga tiket dan tidak terlalu memberatkan masyarakat Luwu Utara. (LAPORAN : FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here