Dinas Sosial Makassar Dinilai Gagal Tangani Anak Jalanan dan Gepeng

0
706

MAKASSAR – Kehadiran anak jalanan dan gembel dan pengemis (gepeng) di Makassar semakin meresahkan sejumlah pihak. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menilai semakin menjamurnya anak jalanan dan genpeng adalah bukti kegagalan Pemerintah Kota Makassar.

Terlebih sudah ada anggaran APBD yang terus dikucurkan setiap tahunnya untuk penanganan anak jalanan dan gepeng tersebut. Ketua Komisi D bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Mudzakkir Ali Djamil menilai anggaran untuk penanggulangan itu tidak dimaksimalkan dengan baik.

“Jadinya kan fenomena anak jalanan terus bermunculan di hampir setiap sudut kota,” kata Mudzakkir, Jumat, 24 Februari 2017.

Faktor lain yang membuat menjamurnya anak jalanan dan gepeng juga disebabkan ketidaktegasan Pemkot. Olehnya itu legislator PKS ini meminta Dinas Sosial memaksimalkan operasi turun ke jalan jelang ramadan tahun ini.

“Memang kita lihat masih sangat banyak penyakit masyarakat ini di tengah kota. Jelang ramadhan tahun ini kita harapkan Dinsos rutin melakukan operasi turun ke jalan mengambil mereka dan segera didata dan dibina,”ungkapnya.

Mudzakkir juga menerangkan, salah satu pemicu maraknya anak jalanan adalah kurangnya keterampilan mereka dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.  Menurut Melani, seharusnya pemerintah memaksimalkan anggaran penanganan anak jalanan dengan memperbanyak program pembinaan secara berkala. Demikian dirilis oleh salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here