KAJARI MAKASSAR, Apa Kabar Kelanjutan Proses Hukum Pungli di Sekolah, Aliansi Indonesia Dorong Kejaksaan ‘Garap’ MKKS

0
313

MAKASSAR, CNEWS — Apa kabar Kejari Makassar ? begitulah pesan singkat ingin disampaikan masyarakat setelah kasus pungutan liar yang menetapkan dua tersangka kepala sekolah SMA Negeri di Makassar kurang terekspose lagi perkembangannya ke public.

Lagi-lagi sorotan terhadap Kejari Makassar ini agar aparat penegak hukum yang menangani kasus ini tidak ‘masuk angin’ dan terus melanjutkan proses hukum terhadap masalah pungutan liar di sekolah tidak berhenti sampai ada dua kepala sekolah yang telah ditetapkan jadi tersangka.

Kejari Makassar lagi-lagi kembali diberi masukan agar tidak berhenti terhadap dua kepala sekolah yang telah dijadikan tersangka. Harusnya menjadi ini adalah pintu masuk untuk memeriksa seluruh kepala sekolah tingkat SMA Negeri di Makassar. “Yah jangan hanya dua kepala sekolah yang sudah jadi tersangka lantas kasus dugaan pungutan liar ini hanya sampai disini saja. Kejari Makassar bisa masuk mendalami kasus dugaan pungutan liar ini hingga ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA,” tegas Wakil Ketua Badan Penelitian Aset Negara, Aliansi Indonesia Kota Makassar Kahar, kepada Celebesnews.

Kasus tersangkannya dua kepala sekolah di Makassar menarik perhatian masyarakat. Karena itu, penanganan kasus ini oleh Kajari Makassar harus terus dipublikasikan perkembangannya. “Kami mengapresiasi langkah Kejari Makassar dalam membongkar indikasi dugaan pungutan liar di sekolah, namun kami meminta terus dikembangkan pengusatan pungutan liar ini ke sekolah-sekolah lain, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat niat serius Kejari Makassar membongkar kasus ini mendapat respon positif,” tandas Kahar.

Sebelumnya, Ketua Badan Penelitian Aset Negara, Aliansi Indonesia Kota Makassar Ibrahim Anwar mendesak kejaksaan untuk berani menyentuh ‘orang besar’ dibalik maraknya praktek pungutan liar di sekolah. “kami meyakini para kepala sekolah ini tidak sendiri-sendiri dalam melakukan pungutan liar, tapi kemungkinan ada dugaan ‘orang besar’ turut berada di balik semua ini,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here