Habiskan Anggaran Miliaran, Proyek Pembangunan Jembatan Ammarang-Tana Didi, Kecamatan Tanralili Maros Tidak Rampung, Kejari Jangan ‘Tutup Mata’

0
235

Wakil Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Abdul Kadir mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros agar segera mengusut tuntas kasus pembangunan jembatan di Ammarang-Tana Didi, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Jumat 28 April 2017.

Menurut Kadir, seharusnya kasus ini Kejari Maros lebih awal mengetahuinya dan mengusut kasus tersebut.

Ia juga meminta Kejari untuk segera turun ke lapangan dan memanggil pihak terkait termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan rekanannya.

“Jangan menutup mata terhadap proyek ini. Anggaran miliaran rupiah habis untuk pekerjaan yang tidak selesai. Dinas PU Maros ini terkesan pemborosan anggaran dan menjadikan proyek ini sebagai mata pencaharian,” katanya.

Seperti diketahui, pada tahap pertama 2015, pembuatan jembatan Amarang- Tanah Didi dimenangkan CV Hilda Jaya dengan pagu anggaran Rp 2,3 miliar. Tahap kedua 2016, PT Karya Mandiri Jayapratama dengan pagu anggaran Rp 7 miliar.

Sementara, untuk pengerjaan tahap ketiga di 2017 ini, dimenangkan PT Citra Djadi Nusantara dengan jumlah pagu sebesar Rp 8,6 miliar.

“Jika Kejari Maros tidak mau mengusutnya, kami minta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel yang mengusutnya. Proyek ini tidak bisa dibiarkan, anggarannya miliaran,” ujarnya.

Kepala Dinas PU Maros, Alfian Amri yang dikonfirmasi dua kali melalui telepon seluler, tidak menjawab. Pesan SMS dan WhatsApp (WA) juga tidak direspons. Demikian dikutip dari laman salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here