Kemana Menghilangnya PT Manggala Mudah Teknik, Proyek PLTHM Seko Tidak Rampung, Kejaksaan Diminta Tidak ‘Tutup Mata’

0
218

LUWU UTARA, CNEWS —- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Di Desa Taloto Kecamatan Seko menimbulkan banyak sorotan masyarakat setempat. Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Taloto Nuh menyampaikan rasa kecewanya kepada Celebesnews tentang pekerjaan pembangunan PLTMH. ” Saya heran ini pembangunan pembangkit listrik dengan anggaran sebesar Rp 3,2 miliar tiangnya hanya menggunakan kayu dan bukan kayu kelas. Kejaksaan diminta tidak ‘tutup mata’ terhadap kontrak nakal di Luwu Utara,” tuturnya

Ditambahkan oleh Nuh, bahwa RABnya tidak satupun masyarakat  yang mengetahui apa sebenarnya menjadi tiangnya apakah kayu atau besi dan berapa panjangnya talut saluran irigasinya juga tidak diketahui. Katanya

Tidak hanya itu sorotan pun tertuju kepada pihak kontraktor perusahaan PT. Manggala Mudah Teknik yang menjadi pelaksana kegiatan tersebut, betapa tidak masih terdapat bangunan fasilitas umum yang belum dipasangi instalasi. Ujar Yosias dengan kekesalannya

Ketua BPD Desa Taloto Yulius juga ikut menanyakan tentang pekerjaan yang hingga saat ini belum rampung sementara pihak kontraktor sudah meninggalkan desa kami dengan pekerjaan yang belum mencapai 100 persen.

Masih kata Yulius, bahwa pihaknya sangat menyayangkan bahwa anggaran sebanyak itu hanya meninggalkan hasil pekerjaan yang tidak bisa dijamin kualitasnya. Katanya

Salah satu koordinator buruh bangunan PLTMH Yermia Paranduk di Desa ini juga mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak PT. Manggala Muda Teknik yang hingga saat ini sudah tidak berada di lokasi sementara upah kerja masyarakat masih 30 orang belum dibayarkan.

Masih kata Yermia Paranduk bahwa tidak hanya itu gaji bulanannya saja tidak ada sejak bulan November 2016. “Jangankan upah kerja para tukang pak, saya saja tidak dikasih gaji mulai bulan November 2016 hingga bulan Maret tahun ini ditambah lagi yang ojek saya bolak balik Seko-Masamba ambil bahan bangunan PLTMH juga tidak diberikan,” bebernya.

Yosias menambahkan bahwa masyarakat berharap kepada pihak kejaksaan untuk memproses oknum terkait persoalan ini. Tuturnya

Saat dikonfirmasi Hingga berita ini dimuat pihak PT. Manggala Muda Teknik tidak mengangkat telephonenya lagi.

Sekedar diketahui bahwa anggaran tersebut adalah anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan  tahun anggaran 2016. (LAPORAN : FRANS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here