Giliran Alfamart di Galesong Utara Disikat Maling, Pelaku Gunakan Senjata Api Mirip FN

0
164

GALESONG UTARA — Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi, kali ini pelaku kembali mengasak uang tunai dan barang berharga di Alfamart yang terletak di dusun Bontoa Utara desa Bontokaddopepe, Galesong Utara Kabupaten Takalar, Rabu (31/5/2017) dini hari.

Dikutip dari salah satu media online, Irfan Nanring (22) salah satu karyawan Alfamart menyebutkan, tiga orang pelaku langsung masuk dan menuju ke kasir menggunakan sebilah badik dan parang langsung mengancam karyawan dan meminta uang yang di kasir.

” Pelaku ada tiga orang, mereka mengancam pak, menggunakan badik dan parang. Ketiganya menggunakan helem bungkus, ” Kata Irfan yang juga saksi saat melaporkan di Mapolsek Galesong Utara Kabupaten Takalar, Rabu siang (31/5/2017).

Tidak hanya itu, Lanjut Irfan salah satu dari pelaku juga menggunakan senjata langsung mengancam rekannya. Selain menjarah uang tunai dan puluhan bungkus rokok,pelaku juga mengambil dua unit milik karyawan Alfamart.

“Ada juga pelaku yang bawah senjata pak, modelnya seperti senjata milik anggota, ” Imbuhnya.

Sementara, Pelaksana Tugas Kapolsek Galesong Utara Inspektur Satu (Iptu) Chandra mengungkapkan saat ini pihak telah menerima laporan resmi karyawan Alfamart dan saat ini pihaknya masih mengumpulkan beberapa alat bukti seperti rekaman CCTV milik toko tersebut.

“Benar, ada kejadian tersebut,korban yang juga karyawan Alfamart sudah melaporkan kejadian. Kita sudah melihat lokasi dan mengamankan barang bukti berupa Cctvnya, ” Kata Candra yang dikomfirmasi, Kamis (1/6/2017).

Dari keterangan korban, kata Candra, pelaku yang masuk dan mengancam karyawan ada tiga orang. Mereka menggunakan senjata tajam berupa badik, parang dan satu pelaku menggunakan senjata mirip FN. Dari informasi korban, total kerugian atas kejadian tersebut ditaksir berkisar 8 juta lebih.

“Informasi dari korban, kerugian ditaksir 8 juta lebih, saat ini rekaman CCTV sudah kita amankan untuk kita pelajari, semoga dalam waktu dekat kita bisa meringkus pelaku, ” Imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian kekerasan dengan kekerasan juga terjadi di Alfamidi yang terletak tidak jauh dari kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Takalar. Modus pelakunya hampir sama yakni dengan menggunakan senjata tajam dan mengancam karyawan. Pihak Kepolisian Resor Takalar saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here