MUI Apresiasi Program Religi Walikota Makassar

0
102

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar Agh. KH. Baharuddin menyatakan program religi pemerintah kota harus terus berlanjut siapa pun pemimpinnya.

“Di bawah kendali wali kota kita, Ramdhan Pomanto, ada banyak program religi dan ini sangat bagus, harus terus dilanjutkan,” ujar KH Baharuddin saat mengikuti buka puasa dan tarwih bersama 5.000 orang kaum dhuafa di anjungan Pantai Losari Makassar, Jumat 9 Juni 2017.

Program yang diinisiasi wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat ketua dari MUI maupun warga Makassar khususnya umat Islam.

Menurutnya, program-program religi wali kota sangat baik dan harus terus berlanjut, walaupun di masa mendatang pemimpinnya telah berganti, program harus terus berjalan.

“Sangat bagus sekali, apalagi bulan ramadhan ini bulan penuh berkah, penuh rahmat. Mengumpulkan anak yatim dan orang- orang dhuafa, memberi makan satu saja orang berpuasa pahalanya sama dengan yang berpuasa. Jadi kalau 5.000 bayangkan banyaknya pahalanya,” pungkasnya.

Kyai Baharuddin memandang perlunya dilestarikan kegiatan tersebut bahkan tidak hanya pada bulan puasa saja. Tetapi berlanjut seterusnya pada tahun- tahun yang akan datang karena sangat positif.

“Dari pada dikosongkan tempat ini lalu datang muda- mudi pacaran, kan lebih baik diisi dengan kegiatan seperti salat berjamaah, tarawih, atau buka puasa bersama kaum dhuafa yang memang wajib disantuni,” katanya.

Selain kyai kharismatik tersebut, hadir pula dalam kegiatan ini Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi dan beberapa pejabat lainnya.

Sementara itu Wali Kota Danny Pomanto dalam sambutannya pada kegiatan yang berlangsung tiap Jumat selama bulan puasa tersebut menyampaikan agar kegiatan serupa selanjutnya lebih dimassifkan lagi.

“Saya berharap setiap SKPD juga mengajak staf- stafnya terutama yang berstatus honor agar kita semua sama- sama mendapat berkah bulan ramadhan. Tentu kita doakan yang masih honor bisa diangkat derajatnya, mendapat rahmat hingga bisa juga berstatus PNS sebagaimana yang diharapkan,” kata Danny.

Namun kata Danny niat dan tujuannya ke tempat tersebut bukan sekedar mengejar hadiah meski memang disediakan beberapa hadiah, namun bagaimana untuk saling mengajak mendekatkan diri pada pencipta.

“Tidak ada salahnya juga kita bersilaturrahmi, pun jika ada sengketa- sengkata kecil di antara kita bisa sama- sama kita selesaikan di atas sajadah,” paparnya.

Tak lupa Danny mengingatkan agar pada kegiatan selanjutnya agar tetap mengikutsertakan anak- anak masing- masing demi menanamkan kebiasaan melakukan hal- hal positif bagi mereka dan menanamkan pengetahuan agama sebagai bekal hidup. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here