TEGAS !!! Demi Keselamatan, Kapal Pelayaran Swasta Tolak Terima Kelebihan Angkutan

0
257
PAREPARE, CNEWS —– Hingga H + 2 Idul Fitri 1438 Hijryah 2017 Ini, Sudah Ribuan Warga Sulawesi Selatan dan Barat bertolak melalui Pelabuhan Nusantara Parepare ke Beberapa Wilayah Kota Pelabuhan di Kalimantan, antaranya Balikpapan, Samarinda, Tarakan dan Nunukan.
Hingga 1 Juli 2017 ini, tercatat 4.000 Lebih Jiwa yang berangkat dari Pelabuhan Parepare, menggunakan Kapal Laut. Minggu 1 Juli 2017 siang tadi, KM.Pantokrator dan KM.Thalia, memberangkatkan lebih dari 3.000 warga Sulsel yang akan pulang ke Daerah Samarinda, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan.
Kepala KSOP Kota Parepare Wembly Watik, Mengaku jumlah Penumpang kapal laut saat ini, mengalami peningkatan yang tidak berarti, diperkirakan hanya mencapai 1% Peningkatannya dari tahun kemarin, Kenaikan penumpang juga hanya dibenarkan kepada Armada PT.Pelni untuk Tolerans pada Lonjakan Penumpang yang menggunakan Armada Laut Pelni, seperti KM.Bukit Siguntang, KM.Lambelu dan KM.Cermai, ungkap Wnly yang turun memantau Proses Pemberangkataj arus balik lebaran ini.
Sebelumnya Kamis, 29 Juni lalu, KM.Prince Soya yang bertolak dari Pelabuhan Nusantara menuju Samarinda, memgamgkut srdikiynya 1.300 Jiwa warga Sulsel, namuj karena kutangnya tempat di dalam Kapal, srjumlah penumpang harus duduk dan tidur di lorong lorong kapal.
“Laporan Manajenen KM. Prince Soya, ada sekira 1.300 penumpang dari Parepare dan sekitarnya pulang ke Samarinda? Kalimantan Timur. ” Jelas Kepala KSOP Kota Parepare, Wembley Watik.
Sementara kondisi diatas kapal KM. Prince Soya, penumpang berdesakan diatas kapal. Bahkan penumpang harus rela menumpang di lorong lorong kapal, di bawah tangga kapal dan bahkan ada penumpang yang berada di depan kamar mandi dan toilet kapal.
Sukma, Penumpang asal Kabupaten Sidrap, yang akan pulang bekerja  ke Samarinda Kalimantan Timur, terpaksa harus rela berada di dekat tangga kapal, dimana Sukma harus tidur ditengah orang lalulalang.
“Saya membeli tiket dengan harga ekonomi Rp. 430 ribu, namun saya hanya dapat tempat dekat tangga kapal, duh rasanya tidak nyaman.” Aku Sukma.(Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here