Semoga Tidak Terulang, Kisruh Pembayaran Uang Jaminan Ambulance Beratkan Pasien BPJS

0
90

SINJAI, CNEWS—- Polemik adanya pembayaran uang jaminan ambulance rujukan bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Sinjai apabila ingin dirujuk ke Makassar akhirnya menemui titik temu, sejak hari ini (11/7/2017) tidak ada lagi pasien yang ditarik klaim jaminan jika akan dirujuk dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.

Padahal Sekertaris Daerah (Sekda) Sinjai Taiyyeb Mappasere baru menjadwalkan waktu untuk mempertemukan keduanya, Taiyyeb Bahkan mengancam akan menarik MOU dengan BPJS jika hal ini tidak secepatnya ditangani.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala BPJS Sinjai Jabbar yang ditemui awak media, mengatakan persoalan ini sudah dibicarakan dengan pihak RSUD Sinjai.

“Kita sudah adakan rapat dengan direktur RSUD Sinjai, dan kita minta kepadanya untuk tidak lagi membebankan uang jaminan kepada pasien sehingga itu menjadi urusan kita dengan RSUD saja kedepannya”, katanya.

Sementara itu Direktur RSUD Sinjai Amaluddin membenarkan hal ini, menurutnya sudah ada kesepakatan yang diambil agar pasien peserta BPJS tidak lagi merasa terbebani dengan adanya jaminan yang pencairannya memakan waktu berbulan-bulan.

“Saya sudah sosialisasikan dan perintahkan kepada semua petugas di RSUD untuk tidak lagi memakai jaminan, itu berlaku bagi kepesertaan BPJS baik PBI maupun Mandiri,”Terangnya.

Sebelumnya diberitakan Kepala BPJS Sinjai dengan Direktur RSUD Sinjai saling tuding terkait persoalan klaim jaminan ambulance rujukan pasien BPJS yang dirujuk keluar Sinjai.

Hal ini bermula ketika adanya keluhan warga Sinjai timur Hasni (45) menuturkan bukan hanya persoalan uang jaminan namun pembayaran oleh RSUD Sinjai pun sangat berbelit-belit, bahkan meminjam uang di Koperasi untuk menyetor jaminan saat itu.

“Bulan kemarin suami saya masuk rumah sakitĀ  karna patah kakinya dan dirujuk ke Makassar, waktu itu kami disuruh membayar uang jaminan sebesar Rp.1.100.000 dan katanya akan dikembalikan nantinya. namun setelah kami meminta kembali katanya belum cair uangnya sehingga kita disuruh menunggu sampai 4 bulan lamanya,”Kuncinya. (LAPORAN :ADI PESTA IRAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here