Guru di Sinjai Diduga Dianiaya Pimpinan Pesantren

0
114

SINJAI, CNEWS- Kasus dugaan penganiayaan terhadap tenaga pendidik di Indonesia masih saja terjadi, tidak terkecuali di Sinjai.

Kali ini menimpa salah seorang tenaga pendidik di salah satu MIS Al-Ihsan Laiyya yang bertempat di Dusun Laiya Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai, Senin (24/07/2017).
Salah seorang tenaga pendidik Jamaluddin (45) guru Bahasa Arab yang semula cacat pincang dan sudah mengajar sejak 2005, diduga dianiaya oleh pimpinan pesantren Al’Um Laiya HMW.
Akibat penganiayaan tersebut Jamaluddin mengalami luka robek pada bagian kepala akibat pukulan tongkatnya sendiri yang terbuat dari pipa besi.
Sehubungan dengan itu, Kasat Reskrim AKP. Sardan saat ditemui di ruangan kerjanya membenarkan kalau pelaku penganiayaan sudah diamankan di Polres Sinjai untuk menindaklanjuti lebih dalam.
“Untuk saat ini kita masih mendalami perkembangan kasus tersebut, Jadi pelaku saat ini kita kenakan pasal 357”, Terangnya.
Sementara Korban Sekarang dilarikan ke Puskesmas Bulupoddo untuk mendapat rawat inap, dan saat ini korban mengalami luka parah bagian kepalanya yang sempat mendapat sebanyak 24 jahitan. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here