Aktivis Lingkungan Hidup Sebut Transportasi PLTB Sidrap Potensi Rusak Lingkungan

0
117

PAREPARE —-Rencana pihak Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap. Gelar Simulasi 6 Agustus akan datang. Dengan Menurunkan 1 unit Armada Pengangkut Turbin, dinilai lain pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Bidang Lingkungan Lingkar Hijau (LH).

Melalui Ketua LSM.Lingkar Hijau Muh.Iqbal Rahim, menilai Simulasi tidak lama lagi dilakukan, Namun sejumlah Pelaku Usaha Kecil dijalur yang akan dilewati Transportasi alat PLTB itu, belum diberikan pemahaman kepada pihak PLTB yang memberikan dampak secara tidak langsung, selain itu, Transportasi alat berat Yang akan digunakan peralatan berukuran puluhan meter itu akan menyebabkan kerusakan pada Pohon pohon pelindung, yang secara aturan dan UU Lingkungan Hidup punya aturan sebelum dipangkas.

“Ada aturan yang mesti dilakukan, sebelum pohon pohon itu ditebang, untuk mengakomodir ruag alat berat yang akan lewat, Selain itu aktifitas yang betkelanjutan ini, akan memberikan damoak pada sejumlah Pengusaha UKM”Ungkap Igbal Rahim
Terpisah, Kepala Penangung Jawab Arus Lalulintas, Pada pelepasan Transportasi PLTB ini, Syahruddin. Mengaku Akan melalukan Simulasi, sebelum Pelaksanaan Transportasi dilakukan. Melibatkan, Kepolisian dan Dishub Provinsi dan Rekayasa Lalin yang
Akan melakukan Pengamanan sepanjang, aktifitas Transportasi alat besar ini.

Diketahui Proses Transportasi alat berat PLTB nantinya akan menurunkan 5 – 6 Armada, dengan Panang Baling baling mencapai 57 M dengan Tinggi 6 M dan Lebar 4 Meter.

Proses Pengangkutan juga berjalan mulai Agustus Hingga Oktober 2017 ini, Rekayasa pun dilakukan pada Malam hari, kisaran pukul 22.00 hingga jam 05.00 pagi hari.

Dalam proses Transportasi Alat Berat ini, Alur Jalan Ke Sidrap Tidak dilalui kecuali Kendaraan Besar Pihak PLTB.
Pengusaha Angkutan Besar ASDP dan AKDP, AKAP diharapkan dapat menyesuaikan dengan jadwal Pemgopwrasian dan Angkutan Transportasi berat itu berlangsung, jelas Syarifuddin. (Eff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here