Kenaikan Garam Dapur di Sinjai Ternyata Belum Lama diketahui Perindag Sinjai

0
94

SINJAI, CNEWS – Naikya harga Garam dapur di Sinjai yang mencapai 3 kali lipat sejak beberapa bulan terakhir di Pasar Sentral Sinjai belum pernah dipantau oleh Dinas Perindustrian dan perdagangan Sinjai.

Hal ini diutarakan langsung oleh Kepala Bidang perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM (Disperindag dan ESDM). Sinjai Nurlina, dirinya mengaku kenaikan harga garam dapur di Sinjai baru beberapa hari terjadi, Senin (31/07).
“Kita belum turun melakukan pemantauan karna pemda kan punya tim pemantau dan harga garam di sini tidak terlalu seperti di jawa, apalagi baru hari kemarin naik serta nantinya kita akan cek jangan sampai ada penampung garam sehingga harganya naik seperti ini”, Katanya.
Sebelumnya diberitakan Harga garam konsumsi di tingkat pengecer di Sinjai, naik hingga 300 % (persen) dan pasokan pun sulit didapatkan serta mulai langka di pasaran.
“Sudah susah kalau cari garam di pasar, kalau adapun harganya naik 100 persen,” kata pedagang bumbu masakan eceran, H. Rasinah di Pasar Sentral, Jumat(28/7).
Dirinya mengatakan garam konsumsi yang biasanya dijual dengan harga Rp 2.000 sekarang menjadi Rp 6.000 perbungkus, begitu juga yang biasa dijual Rp 1.000 sekarang jadi Rp 2.000.
Kenaikan harga garam, kata dia, sudah cukup lama, kira-kira setelah Lebaran dan sampai sekarang terus naik, belum juga turun.
“Sudah lama naiknya, tapi kalau kelangkaan garam itu baru-baru ini, dimana pasokannya juga kurang,” tuturnya.
Bahkan harga perkarungnya mencapai Rp.175.000 dari harga sebelumnya yakni Rp.50.000. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here