Dimediasi LSM Pers, Anggota Dewan Luwu Utara, Pilosofis Minta Maaf Larang Wartawan Liputan di DPRD

0
204
Forum Komunikasi LSM PERS melakukan pertemuan dengan badan kehormatan DPRD kabupaten Luwu Utara di ruang komisi I DPRD luwu utara, terkait kasus pengusiran wartawan yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota DPRD kabupaten luwu uatara. Selasa, 01/08/2017.
Dalam pertemuan itu, Ir pilosofis rusli selaku terduga pengusiran secara terbuka dan pribadi meminta maaf kepada kedua wartawan, hamsul dari media duta ,dan ari dari tabloid spionase, atas kejadian pengusiran wartawan yang diduga dilakukan olehnya, pada saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan dinas kesehatan dan BPJS kesehatan kabupaten luwu uatara beberapa waktu lalu.
” saya meminta maaf yang sebesar besarnya kepada dinda saya hamsul dan ari atas tindakan saya itu. Saya wakil masyarakat kalau ada kata kata saya yang salah dan kurang berkenan, saya minta maaf”. Ungkap pilosofis.
Ir pilosofis rusli juga mengatkan bahwa, dengan adanya kejadian ini  menjadi sebuah pelajaran untuk DPRD dan dirinya, agar hal hal seperti itu tidak terulang lagi, dan kedepannya Menjadi lebih baik dalam menjalin komunikasi antara masyarkat dan wartawan.
“saya kira terima kasih dengan teman teman, melakukan komunikasi yang baik, saya mohon maaf ,kejadian ini kita jadikan pelajaran. saya itu sangat dekat dengan teman teman pers, bahkan banyak teman teman pers yang akrab dengan saya. Terang anggota DPRD dari fraksi partai golkar itu.
Hamsul selaku korban pengusiran menyambut baik itikad baik Ir pilosofis rusli yang secara terbuka Meminta maaf dihadapan sejumlah anggota DPRD dan awak media serta LSM.
“Terima kasih atas permohonan maafnya, saya anggap hal ini sudah selesai”. Ungkap hamsul.
Sebelumnya, forum Komunikasi LSM PERS (FKLP) kabupaten luwu utara, menggelar pertemuan dengan Badan Kehormatan Kabupaten Luwu uatara, untuk membahas masalah pengusiran wartawan yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota DPRD luwu utara, Ir pilosofis rusli,
 Terhadap hamsul dari media duta dan rekannya ari dari tabloid spionase, saat rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu.
 Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak yakni hamsul, ari, dan Ir pilosofis Rusli sepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan damai. Dengan saling meminta maaf dan memaafkan. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here