Diduga Terlibat Proyek Fiktif, Kepala MAN Pinrang Dicopot dan Vonis Penjara Satu Tahun

0
115

PINRANG — Kepala MAN Pinrang, Abbas divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Makassar. Abbas terbukti terlibat dalam kasus proyek fiktif pengadaan komputer dan alat peraga senilai Rp 100 juta.

Kasi Intel Kejari Pinrang, Achmad Attamimi yang dikonfirmasi, akhir pekan lalu, membenarkan hal tersebut. Menurutnya Abbas terbukti terlibat dalam proyek fiktif yang menghabiskan anggaran Rp100 juta lebih.

Pengadaan itu, kata dia, tak pernah terealisasi. Padahal anggaran yang dialokasikan pada 2013 lalu itu cair sepenuhnya. “Sebetulnya ini lebih rendah dari tuntutan JPU, yaitu kurungan selama satu tahun enam bulan,” ungkapnya.

Ahmad mengungkapkan, vonis itu sudah inkrah, karena terpidana dan JPU menyatakan menerima. Terpisah Humas Kemenag Pinrang, Alamsyah mengaku pasca putusan itu, Abbas dicopot dari jabatannya. Kemenag Pinrang segera menunjuk kepala MAN Pinrang yang baru.

Menurutnya, Kemenag sementara mempersiapkan proses seleksi untuk memilih Kepala MAN baru. Dikatakan, ada tiga nama yang dipilih sebagai calon Kasek. Nantinya mereka akan diseleksi hingga tingkatan Kemenag Sulsel.

“Setelah seleksi di Kemenag Sulsel, kemudian diserahkan ke kami. Yang terpilih langsung akan kami tetapkan sebagai Kepala MAN yang baru,” katanya.

Pihak keluarga Kepala Madrasah Aliyah Negeri Pinrang membantah, keterlibatan Abbas dalam kasus pengadaan komputer dan alat peraga itu. Putra Abbas, Akbar mengatakan ayahnya hanya korban penipuan dari perilaku kontraktor proyek pengadaan tersebut.

Akbar menambahkan, anggaran proyek pengadaan komputer yang dikucurkan Kementerian Agama 2013 lalu, sebesar Rp102 juta, sepenuhnya dibawa rekanan proyek pengadaan komputer untuk MAN. “Tidak sepersen pun yang singgah di kantong orang tua kami,” tegasnya seperti dikutip dari salah satu media online. (*)_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here