Untuk Kedua Kalinya, Berkas OTT ULP Bolak Balik Kejari – Polres

0
78

PAREPARE, — Sejumlah pihak mempertanyakan Keseriusan pihak penegak hukum memproses Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pungutan liar (Pungli) 5 Tersangka Anggota Pokja Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kota Parepare beberapa bulan lalu, khususnya di pihak Kejaksaan, bagaimana tidak, dari 2 kali pelimpahan berkas ke 5 Tersangka OTT ULP itu, sudah 2 kali juga pihak Kejaksaan mengembalikan berkas itu.

Tentunya sikap ini dinilai kalangan aktifis Sosial Masyarakat kurang serius ada di tangan Pihak Penyidik, khususnya di Kejaksaan.

“Kami ingin ada keseriusan pihak Penyidik dalam menyikapi OTT Pungutan Liar ULP, jangan hanya bolak balik dari Polres ke Kejaksaan dan Jaksa kembalikan lagi ke Polres, karna OTT di Proses Lelang, sangat rawan” ungkap Andi Asrida Aktifis LSM.Sorot Parepare ini.

Kasi.Pidus Kejari Parepare Fausiah SH. menjelaskan, pengembalian berkas 5 tersangka Pokja ULP, karena kekurangan bukti materil dari pasal yang disangkakan, “Masih ada beberapa kekurangan yang mesti dilengkapi,” terangnya singkat tanpa menjelaskan apa apa Bukti Materil yang dinilai kurang itu.

Diketahui, berkas 5 tersangka mantan anggota Pokja ULP. Masing masing Zulkarnaen ST, Mustadirham, Spd, Dede Alamsyah, Muh Idris Skm.dan Bahman. untuk kedua kalinya dinyatakan tidak lengkap pihak Kejaksaan dan akhirnya dikembalikan lagi ke pihak Penyidik Kepolisian P-19.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here