Babinkantibmas dan Babinsa Desa Banyu Urip, Bone-Bone Luwu Utara Minta Jemaat Gereja Sion Jaga Toleransi Antarumat Beragama

0
189

LUWU UTARA, CNEWS — Jemaat Gereja Sion di Desa Banyu Urip, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara diminta agar selalu menjaga kedamaian dan toleransi antarumat beragama di daerah itu.

“Kelahiran sang juru selamat hendaknya menjadikan kita untuk tetap menjaga kedamaian dan toleransi antarumat beragama yang sudah terjalin sejauh ini dengan baik,” kata Babinkantibmas Brigadir Gunawan saat melakukan kunjungan dalam rangka memberi arahan Kantibmas di Gereja Sion pada, Minggu (5/11/2017)

Ia mengatakan umat Kristiani harus menjadi penunjuk jalan untuk menjaga bangsa Indonesia dari berbagai macam hal yang berujung pada perpecahan.

Lebih lanjut ia mengatakan, berbagai cobaan akhir-akhir ini yang terus merongrong kehidupan manusia seperti korupsi, narkoba, serta kekerasan yang dialami harus disingkirkan dengan senang hati dalam semangat Natal.

Dengan komitmen yang teguh, kata dia, umat Kristiani harus menjadi terdepan dalam menjaga Bangsa Indonesia, termasuk di wilayah ini.

“Membangun sikap toleran harus dibangun dalam keluarga terlebih dahulu. Jika sudah berjalan dengan baik baru kemudian diimplementasikan ke lingkungan sekitar,” kata dia.

Ia juga mengajak jemaat Gereja Sion untuk bergandengan tangan dengan umat agama mana pun agar bisa memberikan ketenteraman hidup bagi semua orang di muka bumi ini.

“Kita juga berdoa dan berharap agar para pelaku kejahatan kemanusian bertobat demi keluhuran umat manusia itu sendiri,” katanya.

Demikian pula disampaikan Babinsa SERDA AMRAN SANGAJI yang turut hadir para kegiatan sosialisasi Kantibmas di Gereja Sion berharap, agar kerukunan antar sesama terus dapat terjaga dengan baik. ( LAPORAN : SAMSIR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here