Komisi I DPRD Luwu Utara Panggil BPN soal Dugaan ‘Sertifikat Bodong’ di Desa Ujung Mattajang, Kecamatan Mappedeceng

0
145

LUWU UTARA, CNEWS — Komisi I DPRD DPRD Luwu Utara melakukan rapat dengar pendapat bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat membahas persoalan mengenai bidang pertanahan di Desa Ujung Mattajang, Kecamatan Mappedeceng.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Luwu Utara, H Pardenga BA menjelaskan, rapat dengar pendapat yang dilaksanakan ini guna mencari solusi atas munculnya “Sertifikat Bodong” atau ganda pada objek atau lokasi yang sama milik warga di daerah itu.

Komisi I DPRD kembali agendakan Rapat dengar pendapat dengan Kepala BPN, Camat Mappedeceng, Kades Ujung Mattajang serta Masyarakat masing-masing atas nama Jumasanah, H.Nadding, Hj.Darna dan Kasdin.

H Pardenga mengungkapkan, bahwa setiap masalah pasti ada Solusinya. Karena itu DPRD tempatnya. “Jadi kami dari Komisi I akan memidiasi persoalan ini, agar kiranya permasalahan yang dialami oleh salah seorang masyarakat yang merasa dirugikan terkait dugaan munculnya sertifikat ganda bisa segera didapatkan titik terang dengan menghadirkan pihak Badan Pertanahan Nasioal pada rapat dengar pendapat ini,” ujarnya.

Pada rapat dengar pendapat ini, untuk mendapatkan keterangan lebih detail dan jelas, Komisi I DPRD Luwu Utara menyarankan agar dilakukan peninjauan lokasi. “Untuk itu kami sarankan hasil rapat ini agar Pihak Pertanahan, pemerintah Kecamatan dan Desa serta seluruh yang hadir disini agar kiranya turun ke lokasi melihat kondisi dan dokumen secara langsung, biar semuanya lebih jelas,” tandasnya. ( LAPORAN : SAMSIR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here