Bendungan Rusak Parah, Masyarakat Desa Onondowa, Kecamatan Rampi Terancam Krisis Pangan

0
195

LUWU UTARA, CNEWS — musim penghujan dipenghujung tahun 2017 lalu yang mengguyur beberapa daerah termasuk kabupaten Luwu Utara, bendung pengairan persawahan masyarakat Desa Onondowa rusak parah.

Berdasarkan pantauan langsung awak media Celebesnews beberapa waktu lalu Di Desa Onondowa Kecamatan Rampi, sangat memprihatinkan. Betapa tidak bendung yang merupakan sumber air yang mengaliri area persawahan Desa Onondowa ini rusak parah.

Kepala Desa Onondowa, Amner Gerosi saat dijumpai diruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya agar bendung sungai Mokoka Desa ini dapat kembali teratasi meskipun dengan mengharapkan tenaga masyarakat.
“Saat ini kami hanya bisa berupaya agar pengairan persawahan dapat kembali normal dengan tenaga masyarakat bergotong royong membenahi dengan alat manual seadanya,” Pungkasnya.

Beberapa kali sudah usulkan agar menjadi prioritas pembangunan pemerintah Daerah namun hingga saat ini belum ada respon, papar Amner Gerosi.

Masih Kata Amner Gerosi, bahwa tahun ini masyarakat desa Onondowa Kecamatan Rampi akan mengalami krisis pangan di bidang persawahan, hal ini diakibatkan oleh rusaknya bendung dan sulit dikerjakan dengan bahan manual yang terbuat dari pagar kayu saja. Katanya

Camat Rampi Yansen Tempo mengharapkan agar pemerintah secepatnya mengambil langkah untuk mencegah terjadinya dampak krisis pangan di Desa Onondowa karena bendung yang rusak.

Yansen menambahkan bahwa sungai ini merupakan satu-satunya sungai yang menjadi sumber pengairan irigasi persawahan dengan luas area persawahan ± 120 HA.

Bangsi Bati Ketua IPMR Ikatan Pelajar Mahasiswa Rampi mengharapkan agar Pemerintah Daerah meninjau bendung Desa Onondowa dan segera memberikan solusi melalui pembangunan bendungan agar tidak terjadi krisis pangan di desa ini. Ujarnya.

Sekedar diketahui bahwa bendung ini terletak di Desa Onondowa yang merupakan Ibukota Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here