Usianya Masih Belasan Tahun, Tertangkap Tangan Mencuri, Dimassa Lalu Meninggal

0
150

PALU, CNEWS — Kepolisian Resor Palu melalui Unit Reskrim Polsek Palu Selatan mengamankan 2 ( dua ) orang Pelaku Curanmor yang di gagalkan massa di Jl.Nambo, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Petobo dan anggota Polsek Palu Selatan yang sedang melaksanakan piket pada Rabu 21 Malam, dengan segera membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng dan mengamankan TKP serta melakukan Olah TKP. Kamis, 22/02/2018.

2 Orang pelaku yang dimaksud adalah anak lelaki Inisial GR (13) dan AL (13), Aksi pelaku Curanmor dapat digagalkan massa pada saat melakukan aksinya.

Namun, Pelaku sempat diamuk massa, sehingga Lk. GR mengalami luka dibagian wajah sedangkan Lk. AL mengalami luka dibagian wajah dan bengkak dikepala bagian kiri yang menurut dokter pelaku akan mengalami trauma karena benturan benda keras.

Dari kejadian ini seorang dari Pelaku (AL) dinyatakan meninggal dunia sekitar Jam 05.00 Wita di RS. Bhayangkara Polda Sulteng, sementara anak lelaki (GR) masih dalam perawatan intensif di ICU RS. Bhayangkara Polda Sulteng.

Usai kejadian Tim Buser dan Unit Reskrim Polsek Palu Selatan mendatangi rumah anak AL dan menemukan 1 ( satu ) unit Laptop dan 1 ( satu ) unit TV.

Kepolisian Resor Palu masih mendalami kasus tersebut untuk menggungkap kebenaran yang terjadi sambil menunggu pelaku sembuh untuk dilakukan introgasi dalam penyidikan.

Kapolres Palu AKBP.Mujianto.S.Ik menegaskan terkait adanya aksi main hakim sendiri yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia sangatlah tindakan yang salah. Pihaknya tidak membenarkan tindakan main hakim tersebut. Kepolisian Resor Palu akan menyelidiki kasus penganiayaan yang mengakibatkan Pelaku meninggal dunia dan dengan tegas akan memberikan hukuman bagi pelakunya sesuai dengan hukum perundang-undangan yang belaku di Indonesia, terangnya.

Kepala Kepolisian Resor Palu AKBP Mujianto, S.I.K berterimakasih kepada masyarakat yang sudah melaporkan setiap kejadian ke kantor Kepolisian terdekat maupun Bhabinkamtibmas yang ada disetiap Kelurahan di wilayah Kota Palu. “Namun Beliau berpesan agar tidak mencoba untuk melakukan aksi main hakim sendiri. Apabila terjadi suatu tindak pidana segeralah laporkan ke kantor kepolisian terdekat.

Beliau juga menghimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak untuk membimbing dan mengajarkan anak-anak untuk belajar dengan baik dan mempermantap iman dan taqwanya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri, harap AKBP.Mujianto.

Sementara penangkapan Pencurian dengan Massa ini, viral di medsos.
dalam Group Facebook Info Kota Palu (IKP) Akun atas nama Wirsa, Warga Kota Palu, merasa prihatin dengan aksi massa yang melakukan Penganiayaan yang memyebabkan ke 2 anak luka luka bahkan seorang diantaranya dinhatakan meninggal dunia.

Wirsa dalam statusnya mengatakan, “Tabeeee leee sekedar info.. Almarhum Alfaer akn d kbumikan d Pekuburan umum petobo..Bgi yg merasa memberikan pukulan k tubuh ank2 Ini tdi mlm smoga anda sadar dn menyerahkan diri k Kantor polisi..Ini Negara hukum meski korban brsalah namun kalian juga manusia yg punya hati Nurani..” Tulis Wirsa dalam statusnya. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here