Mantan Juru Bicara Pasangan Calon Walikota Makassar DIAmi, Maqbul Halim Jadi Tersangka Ujaran kebencian

0
123
MAKASSAR —- Mantan Juru bicara pasangan calon Walikota Makassar DIAmi, Maqbul Halim, ditetapkan sebagai tersangka terkait cuitannya di media sosial mengandung unsur ujaran kebencian. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, penetapan tersangka dilakukan oleh Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Selatan.
“Iya, benar. Dia tadi sudah ditetapkan tersangka,” kata Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi via telepon. Kasus ini bergulir setelah ciutannya di media sosial pada April 2018 lalu.
Maqbul dilaporkan oleh pengusaha nasional Aksa Mahmud atas cuitannya di media sosial mengandung unsur ujaran kebencian. Dalam cuitannya, Maqbul mengaitkan Pilkada Makassar dengan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla, pengusaha nasional HM Aksa Mahmud dan Wakil Kapolri Komjen Syafruddin.
Berikut cuitannya : “Kenapa AppuCicu (ACU) takut hadapai lawannya, DIAmi? ACU adalah keluarga & kerabat dr Wapres @pak_jk & pengusaha Aksa Mahmud pendiri & pemilik BOSOWA! Kedua tokoh ini jg pengusaha Papan Atas Indonesia! #PilkadaMakassar #DIAmi #PilkadaSerentak,” tulis Maqbul di akun Twitter miliknya @maqbulhalim. 

Kuasa hukum Aksa Mahmud, Jhon Hardiansyah, kala itu menyebut Maqbul diduga sengaja melakukan ujaran kebencian pada tokoh-tokoh nasional asal Sulsel. Menurut Jhon, banyak cuitan Maqbul yang mengarah ke ujaran kebencian. “Anehnya, dia menyerang tokoh-tokoh asal Sulsel dan mengaitkannya dengan Pilkada Makassar,” kata Jhon usai melapor ke Polrestabes Makassar. (*)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here