Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara Gagas Gerakan Desa Mandiri Energi

0
98

LUWU UTARA, CNEWS — Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Utara akan menggagas pembangunan biogas. Rencananya untuk tahap awal biogas ini akan di bangun di Kecamata Seko, Desa Padang pada dua titik sebagai percontohan pada tahun 2018 ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Buramindannu kepada Celebesnews berharap biogas ini dapat dimanfaatkan untuk produksi listrik sehingga gerakan desa mandiri energi dapat terwujud. Selain itu, melalui kegiatan ini pihaknya juga berharap dapat membantu masalah lingkungan baik tentang polusi maupun secara estetika. “Ibaratnya sekali dayung dua pulau terlampaui lah. Saat ini kami masih fokus pada pembuatan biogas. Dalam waktu dekat kita akan menata lingkungan di desa tersebut,” kata dia.

Biogas merupakan gas mudah terbakar yang dihasilkan melalui proses fermentasi bahan organik oleh bakteri anaerob yang berasal dari limbah rumah tangga dan kotoran hewan. Energi biogas merupakan bentuk energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk menyediakan panas (kompor), menghasilkan listrik (genset) dan penerangan. Slurry (padatan hasil limbah biogas-red) yang dihasilkan dapat juga dimanfaatkan menjadi pupuk dan pakan ikan.

Untuk pembangunan Biogas di Desa Padang, Kecamatan Seko ini, dikatakan Buramindannu, sementara ini, pembangunan reaktor biogas masih merupakan usaha untuk mencukupi kebutuhan enegri skala rumah tangga. Unit reaktor biogas diminiati rumah tangga peteranak karena mampu menurunkan biaya hidup.

Melalui ketersediaan energi alternatif biogas tersebut, warga juga tidak lagi menebang tanaman keras untuk kayu bakar, sehingga berdampak pula pada pelestarian sumber air yang juga sangat dibutuhkan peternak dalam memelihara sapi perahnya.

Selain itu, Pemanfaatan reaktor biogas diakui Buramindannu juga dapat menurunkan biaya budidaya pertanian. Sisa kotoran sapi yang keluar dari reaktor biogas (bio-slurry) bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik setelah melalui proses fermentasi.

Artinya pemanfaatan biogas rumah yang potensinya di Indonesia sangat melimpah biayanya relatif sangat murah, dan hasilnya juga ramah lingkungan. (LAPORAN : SAMSIR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here