Kerugian Negara Dikembalikan, Mantan Direktur RSUD Masih Tersangka

0
115
PAREPARE, CNews.com — Hingga kini pihak Kejaksaan Negeri Parepare masih mengkoordinasikan, ke pihak BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) terkait Potensi Kerugian Negara dalam kasus dugaan Korupsi pengadaan Obat di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare 2016 lalu.
Ketegasan ini disampaikan Andi Darmawangsa SH.MH dihubungi media Selasa, 11 September 2018.
“Kita Masih menunggu perkembangan Audit, dari pihak BPKP, Karena mereka sudah mengembalikan semua kerugian keuangan Negara, namun meski demikian proses Hukumnya tetap lanjut” terang Kajari Parepare ini.
Dijelaskan Kajari, Dalam proses pemeriksaan potensi kerugian Negara ini, pihak Kejaksaan akan mempertimbangka kedua opsi baik berupa estimasi dari Pihak Penyidik Kejaksaan maupun Olah dari BPKP, terangnya.
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Obat di RSUD Andi Makkasau 2016 pihak Kejaksaan mencatat kurang lebih Rp.2 Miliar harga obat yang sempat tidak dibayarkan, namun kini semuanya sudah dibayarkan, Namun meski begitu, status Hukum terlapor hingga kini masih berstatus tersangka, terang Penyidik Senior di Kejakasaan Negeri Parepare ini.
Terpisah Dr.Muh.Yamin M.Kes.mengatakan jika Ia sudah mengembalikan sejumlah dana yang dianggapnya sempat menjadi Polemik di Mata Hukum, sehingga jika proses penyidikan masih akan berlanjut terkait hal ini, maka itu hak Penyidik Kejaksaan.
“Saya sudah mengembalikan dana yang sebelumnya disangkakan sebagai Potensi Kerugian Negara, dan itu sudah tergantikan” Ungkap Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang ini. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here