Dibegal, Tangan Seorang Mahasiswa Putus saat Tangkis Sabetan Parang di Makassar

0
117

MAKASSAR — Mahasiswa bernama Imran (19), warga Jalan Abubakar Lambogo, Makassar menjadi korban begal di depan rumah teman, Jalan Datuk Ribandang, Kecamatan Tallo, Senin (26/11). Dua pelaku menebas tangan korban hingga putus menggunakan parang. Pelaku merampas ponsel korban.

Korban masih dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, sementara dua pelaku dalam pengejaran jajaran Polsek Tallo, Makassar.

Kapolsek Tallo Kompol Amrin AT menjelaskan, kejadian bermula saat korban bermaksud menginap di rumah Hasrul (21). Saat tiba, pintu pagar sudah terkunci karena memang sudah larut malam. Imran kemudian menelepon Hasrul dan saat itulah tiba-tiba dua pelaku berboncengan sepeda motor datang menghampir sembari menghunus parang.

Karena takut, spontan Imran lari meninggalkan sepeda motornya. Dua pelaku mengejar kemudian menganiaya korban. Saat kejadian, suasana di sekitar sepi.

“Karena terdesak, korban berusaha menangkis serangan parang pelaku, dan akhirnya pergelangan tangannya yang tertebas. Dua pelaku lalu mengambil ponsel yang terjatuh dari tangan korban dan kabur. Sementara korban, dalam kondisi berdarah-darah dia memunguti potongan tangannya, dan berlari menuju rumah temannya itu. Hasrul temannya itu kemudian melarikannya ke rumah sakit,” jelas Kompol Amrin AT.

Saat tiba di rumah sakit, korban baru menyadari kalau potongan tangan itu tidak ada. Hasrul kemudian menyusuri jalan hingga di Jalan Datuk Ritiro, melihat kerumunan orang dan polisi. Di sana saksi menemukan potongan tangan korban.

“Hasrul kemudian menyampaikan kalau potongan tangan itu milik temannya yang baru saja jadi korban begal. Karena teman korban inilah sehingga cepat diketahui milik siapa pergelangan tangan itu yang ditemukan tergelak di atas aspal oleh seorang driver ojek online atas nama Dedir,” lanjut Amrin. (mrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here