Berniat Tagih Utang Lewat ‘Perantara Gaib’, Lelaki ini Malah Tertipu Kiai Gadungan

0
100

Maksud hati meminta bantuan orang pintar agar uang yang dipinjam kembali, Noer Chamdi justru tertipu kiai palsu yang mengklaim bisa menggandakan uang. Diceritakan Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Leonard Sinambela, kasus ini bermula ketika korban, warga Ponggok, Kabupaten Blitar, kebingungan mencari cara agar uang ratusan juta rupiah miliknya yang dipinjam Taslim, Galih, dan Rokhani sejak Oktober 2016 segera dikembalikan.

Melalui perantara rekannya, Selamet, korban dikenalkan dengan kiai gadungan, yaitu Danang Gatut Nuryanto (44), warga Lemahan, Kabupaten Kediri dan Musanto (38), warga Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Dari perkenalan itu, Danang percaya kiai Danang bisa menggandakan uang. Korban percaya karena Musanto ikut meyakinkan bahwa Danang yang biasa dipanggilnya Gus itu seorang ulama sakti dan bisa mempertemukan korban dengan Ratu Pantai Selatan, Nyai Roro Kidul.

“Korban ini sebenarnya merupakan korban penipuan orang lain, lalu mencari solusi dan kenal dengan tersangka DGN (Danang) dan MU (Musanto) ini,” terang Leonard di Mapolda Jawa Timur, Kamis (29/11) petang.

Setelah yakin dengan kemampuan kiai gadungan tersebut, korban mengiyakan saat ditawari menggandakan uang miliknya. Sebagai dana awal, Danang meminta korban menyerahkan uang Rp 45 juta untuk digandakan melalui media kardus yang tidak boleh dibuka.

“Untuk kembali meyakinkan korban, tersangka DGN ini menyerahkan mobil Serena Nopol 1175 CH kepada korban sebagai jaminan,” ucap Leonard.

Bertemu Ratu Pantai Selatan

Selain meminta uang puluhan juta rupiah dengan jaminan satu unit mobil tersebut, Danang juga meminta korban membeli minyak dan beberapa benda untuk ritual seharga ratusan juta rupiah. “Korban juga diajak melakukan ritual di Pantai Selatan di wilayah Malang,” ucapnya.

Sayang, ritual sudah dijalani tapi uang dalam kardus tak kunjung bertambah. Anehnya, korban masih percaya. Ini karena tersangka berhasil mempertemukan korban dengan Nyi Roro Kidul lewat mimpi.

“Dan benar-benar bermimpi ketemu Nyi Roro Kidul. Makin percaya saja korban kepada tersangka,” kata Leonard tersenyum.

Setelah uang dalam kardus terkuras habis, Noer mulai sadar telah ditipu Danang dan kelompoknya. Dia langsung melaporkan ke polisi.

“Total kerugian korban hampir Rp 2,8 miliar. Tersangka menjanjikan kepada korban bisa menggandakan uang tersebut menjadi Rp 70 miliar,” katanya.

Dari laporan tersebut, polisi akhirnya meringkus dua tersangka, yaitu Danang dan Musanto di rumahnya masing-masing. Polisi menemukan barang bukti seperti sejumlah buku tabungan, emas, peralatan penggandaan uang, dan dua pucuk senjata api (senpi) jenis Air Soft Gun milik Danang.

Untuk tersangka lainnya yang diduga ikut terlibat, polisi mengaku masing memburunya.

Sementara itu, tersangka Danang mengaku tidak bisa menggandakan uang seperti yang dikatakannya kepada korban. Bahkan dia tidak mengaku kalau punya ilmu bisa mendatangkan Ratu Pantai Selatan lewat mimpi.

Si kiai gadungan ini hanya mengakui kalau uang hasil penipuan itu digunakannya untuk senang-senang. “Uangnya saya buat foya-foya,” singkatnya kepada penyidik. (

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here