Geram, Warga Berhentikan Kepala Desa Palandan, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara

0
180

LUWU UTARA, CNEWS — Geram dengan ulah dan tindakan kepala Desa Palandan, Kecamatan Baebunta, Kabupatepen Luwu Utara, Sulawesi Selatan warga akhirnya menggelar musyawarah desa untuk memberhentikan pejabat kepala Desa Palandan pada, Kamis 29 November 2018 lalu.

Kekesalan warga semakin memuncak dan tidak bisa terbendung lagi karena penggunaan anggaran dana desa yang dinilai tidak transparan. Selain itu, warga menilai anggaran APBN yang masuk di Desa Palandan juga tidak terbuka ke masyarakat.

“Kami meminta untuk dilakukan audit atau pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran dana desa di Desa Palandan, Kacamatan Baebunta. Selama ini, tidak transparan dan dirasakan oleh masyarakat. Pembangunan infrstruktur sangat jauh dari harapan masyarakat dibanding perhatian pemerintah melalui anggaran dana desa,” kata warga.

Di Desa Palandan sendiri, kata warga, penggunaan anggaran dana desa yang tidak transparan tersebut membuat warga kecewa dan tidak menerima sikap kepala desa yang memanfaatkan anggaran dana desa yang tidak jelas dan bukan tidak mungkin ada indikasi penyelewengan. “Aparat penegak hukum harus hadir memerika anggaran dana desa ini sehingga tidak merugikan masyarakat,” tandas warga.

Setelah diberhentikan oleh warga melalui musyawarah yang digelar akhir November lalu, persoalan ini baru mendapat atensi dari pejabat terkait dari pemerintah kabupaten pekan lalu.

Berbagai persoalan muncul pada anggaran dana desa di Desa Paladan, Kecamatan Sabbang ini hingga belum cairnya sampai saat ini setelah sekian bulan. Semoga persoalan ini turut mendapat atensi dan perhatian serius dari bupati, begitu harapan masyarakat Desa Palandan, Luwu Utara. ( LAPORAN SAMSIR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here