Akal-akalan Pengusaha, Nggan Beri Konstribusi ke Pemda, Pungutan Parkir D’Maleo Mendapat Kecaman dan Reaksi Keras Dari Lak Sulbar

0
96

MAMUJU, CNEWS — Pemberlakuan tarif parkir oleh manajemen Hotel D’Maleo dan Maleo Town Square (Matos), mendapat kecaman dan sorotan dari Ketua Laskar Anti Korupsi Sulawesi Barat (Lak – Sulbar).

Ketua Lak – Sulbar Muslim Fatillah mengatakan, Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar 10 %, yang diberikan oleh pihak D’Maleo dan Matos adalah kewajiban dari setiap perusahaan, dan tidak memiliki korelasi dengan pemberlakuan tarif parkir.

“Kami dari laskar anti korupsi sulbar menilai, tindakan hotel Maleo dan Mall Matos itu menarik pajak parkir dari masyarakat adalah tindakan memalak, karena kalau pajak itu dari rakyat, untuk rakyat, sedangkan malak itu dari rakyat untuk orang – orang tamak atau rakus,”ucap Muslim Fatillah via Whatsaap, Jum’at, 11/01/19.

Selain itu ia juga mengingatkan, bahwa lokasi yang saat ini ditempati oleh pihak D’Maleo dan Matos bukan milik pribadi, melainkan hasil dari proses reklamasi.

“Seenaknya saja menarik pajak atau memalak, khususnya warga masyarakat mamuju yang berkunjung kelokasi hasil reklamasi pantai tersebut, apalagi ini tidak ada kejelasan soal PAD yang bisa dibagi ke Pemda,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dengan tidak adanya kejelasan terkait PAD yang diterima oleh Pemda dari hasil tarif parkir tersebut, pihaknya menghimbau manajemen D’Maleo dan Matos, agar menutup praktik tersebut.

“Untuk itu kami mendesak pihak perusahaan Maleo dan Matos, untuk menghentikan menarik biaya parkir tersebut, sampai ada kejelasan yang pasti soal PAD ke Pemda,”tutupnya. (Mp) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here