MIRIS !!! Jembatan Penghubung Antardesa Rusak Parah Di Desa Trapedo Jaya, Luwu Utara, Pemerintah Tutup Mata

0
70

LUWU UTARA, SABBANG. CNEWS — Miris, jembatan penghubung antardesa yang terletak di Desa Mekar Sari Jaya, Duusun Utan Lotong dan Desa Tete Uri, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan rusak parah. Ironisnya, pemerintah setempat dan daerah terkesan tutup mata dengan kondisi jembatan tersebut.

Padahal, jembatan ini adalah satu-satunya akses bagi masyarakat yang keluar masuk wilayah tersebut. Bahkan untuk sekedar lewat menggunakan roda 2 warga yang melintas pun harus hati-hati karena kawatir jatuh ke dalam saluran air.

Tak hanya itu, warga yang mayoritas petani di daerah ini, harus lebih ekstra hati-hati apabila mobil yang mereka gunakan untuk mengangkut hasil pertanian melewati jembatan yang kondisinya sudah sangat rapuh tersebut.

Warga Dusun Sarembok Desa Trapede Jaya yang paling sering mengakses jalan dan jembatan yang menghubungan dua desa tersebut dan beberapa warga lainnya berharap, pemerintah Kabupaten Luwu Utara segera memperbaiki jembatan penghubung antar desa ini, agar aktivitas warga di Desa bisa berjalan normal.

Jurnalis Media Celebesnews, Samsir memantau langsung kondisi jalan dan jembatan di desa ini pekan lalu sudah banyak yang rusak dan sangat memprihatinkan, ini sangat berbahaya jika di biarkan.

“Jika dibiarkan dapat menimbulkan korban jiwa atau terperosot ke aliran air,” katanya.

Demikian pula disampaikan oleh salah seorang warga meminta namanya tidak disebutkan mengungkapkan “Kondisi jembatan yang selalu kami lalui, lantainya yang terbuat dari pohon kelapa sudah tidak layak dilalui, tapi apa boleh buat karna jalan lain tidak ada, terpaksa saya harus melewatinya. Apalagi warga yang melewati akses ini untuk ke sawah dan kebun mereka dengan sangat terpaksa harus waspada melewati jembatan yang kondisinya sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Ada Dua Desa yang harus melalui jembatan tersebut, sangat kwuatir apalagi bagi warga yang membawa hasil panennya seperti panen buah dan hasil perkebunan itu harus berhati hati melalui jembatan penghubung dua desa tersebut agar jangan terjatuh ke Sungai.

“Saya sebagai warga disini berharap pemerintahan Luwu Utara agar memperhatikan kondisi jambatan penghubung dua desa agar di bangun kembali, agar masyarakat aman melewatinya,” ujarnya. ( LAPORAN : SAMSIR JURNALIS MEDIA ONLINE CELEBESNEWS LUWU UTARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here