Sesdirjen Perhubungan Udara Berkunjung ke Luwu Utara

0
85

MASAMBA– Sekertaris Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Nur Isnin Istiartoni melakukan kunjungan mendadak di Kabupaten Luwu Utara, pada Minggu, 3 Februari, Kunjungan Sesdirjen tersebut didampingi Mantan Kepala Bandara Andi Djemma Masamba H Syamsul Banri.

Kedatangan Sekertaris Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Nur Isnin Istiartoni disambut langsung Bupati Luwu Utara Hj Indah Putri Indriani bersama dengan Kepala Bandara Seko Yulius Kismono Kepala Bandara Rampi Segaf,serta Terlihat juga Kepala Bandara Selayar Ir Irfan, dan Kadis Perhubungan Luwu Utara di Kantor Bandara Andi Djemma Masamba.

Segap Kepala Bandara Rampi mengakui bahwa agenda resmi hanya berkunjung ke Bandara Tana Toraja. “Mungkin pak H Syamsul yang mengarahkan ke Masamba, makanya malam itu saya di Makassar langsung berangkat ke Masamba, “Ujarnya.

Sesdirjen di Masamba langsung melihat kondisi landasan Bandara Andi Djemma Masamba yang akan diperpanjang tahun 2019 ini, bertempat Di Aula Pertemuan Bandara Andi Djemma Masamba. Melalui momen pertemuan singkat itu, Sesdirjen mengaku bersyukur sudah bisa mampir di Masamba. Menurutnya, keberadaan Bandara di suatu Daerah merupakan kepentingan daerah seperti Bandara Andi Djemma ini makanya Pemerintah daerah dan pihak bandara Andi Djemma harus berkoordinasi terkait keberadaan bandara, khususnya pengembangan bandara.

Dalam pertemuan itu, Sesdirjen sepertinya kurang Resfek dengan pengembangan Bandara Andi Djemma Masamba, apalagi melihat keberadaan Bandara Andi Djemma Masamba persis berada di tengah Kota Masamba, seperti Bandara Samarinda dan Serui sudah dipindahkan karena persis berada di tengah kota. Namun demikian Isnin mengatakan bahwa ada juga Bandara yang keberadaanya di dalam kota tapi lebih maju dan berkenbang.

” Itu Bandara di Samarinda sudah dipindahkan termasuk bandara Serui, tapi tergantung potensi daerahnya sebab ada di Sumatra dalam kota tapi bandaranya bisa berkembang, ya kita liat juga security atau kemanannya, jangan sampai kita kembangkan Bandara tapi di disekitaran Bandara ada lokasi lomba Layang-layang,”Ucapnya.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengaku belum memikirkan pemindahan Bandara Andi Djemma Masamba, Apalagi kata Indah Bandara Andi Djemma ini merupakan Bandara yang memiliki nilai sejarah. ” Saya kira pak Syamsul Banri juga mengetahui itu, jadi 50 tahun kedepan Bandara ini masih bisa dimamfaatkan, “Jelas Indah.

Indah juga mengatakan keberadaan Bandara Andi Djemma ini sebenarnya membantu masyatakat di Dua Kecamatan Seko dan Rampi, yang selama ini kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena kondisi akses jalan yang tidak bagus, penerbangan Kargo saat ini sangat membantu masyarakat

Indah berharap Kemeterian Perhubungan menambah Frekuensi Penerbangan penumpang dan kargo menuju seko dan Rampi, sebab saat ini kata Indah Penumpang dan Kargo menuju wilayah terpencil itu masih sangat tinggi. ” Saya sendiri pernah pesan tiket ke daerah itu, tenyata sudah penuh, kalau bisa kargo bisa satu kali sehari,” Sebutnya. (fr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here