Apkan Monitoring Penanganan Kasus Kepala Desa Labae, Kecamatan Citta Soppeng, Ketum DPP-Apkan RI, Dedi Setiady : Harus Jalan, Kami Apresiasi Kinerja Polres Soppeng

0
128

MAKASSAR, CNEWS — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (DPP-Apkan) Republik Indonesia, Dedi Setiady memberi apresiasi terhadap kinerja Polres Kabupaten Soppeng. Apresiasi tersebut sebagai wujud dukungan terhadap kinerja jajaran kepolisian Kabupaten Soppeng dalam melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi secara serius.

Dedi Setiady menilai, penetapan tersangka Kepala Desa Labae, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan pekan lalu salah satu wujud keseriusan jajaran kepolisian Kabupaten Soppeng dalam melakukan pemberantasan korupsi dan menindak pelanggar hukum.

“Di negara ini tidak ada yang kebal hukum bos, penahanan kepala Desa Labae, Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng semoga akan membuka mata semua pihak secara khusus yang berada di wilayah Soppeng, bahwa siapapun yang melakukan pelanggaran hukum pasti akan ditindak. Kami salut dengan kinerja jajaran kepolisian Polres Soppeng, dan semoga penanganan kasus ini selalu terbuka ke public,” kata Dedi Setiady kepada Celebesnews pada, Sabtu (23/2/2019).

Lebih lanjut disampaikan oleh Dedi, dengan ditahannya Kepala Desa Labae ini, proses hukum harus terus berjalan. Ini, untuk memberi pelajaran kepada kepala desa yang lain untuk tidak main-main dan menyelewengkan anggaran dana desa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Labae Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng ditahan oleh pihak kepolisian lantaran menyelewengkan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Alokasi Desa.

Kepala Desa Labae yakni Armiaty telah melakukan mark up harga material dan laporan pertanggungjawaban fiktif untuk honor pekerja pada tahun 2017.

Berdasarkan hasil audit BKKN/BPKP Provinsi Sulsel, atas kasus tersebut, kerugian negara ditaksir sebesar Rp419.866.935.

Ditambahkan oleh Dedi, untuk memberi efek jera terhadap sang kepala desa, Apkan meminta penyidik bekerja dengan cepat dan tidak terpengaruh atau goyang bila ada pihak-pihak yang mencoba melakukan intervensi. “Kami dari lembaga pemantau kinerja aparatur negara akan melakukan monitoring terhadap penanganan kasus kepala Desa Labae, Kecamatan Citta ini, kami hadir untuk memberi dukungan dan support terhadap Polres Soppeng untuk penanganan masalah ini hingga ke meja hijau, kami akan berdiri di depan bila ada pihak-pihak yang mencoba melakukan intervensi terhadap penanganan kasus Kepala Desa Labae ini. Mesti lanjut dan tidak boleh ada pengalihan penahanan kota,” tandasnya. ( LAPORAN : AMIN )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here