Pelaku Kasus Pembacokan Menghadirkan Saksi Saudara Kandung Sendiri

0
50
GOWA,CN – Sidang kasus penganiayaan yang berujung pada pembacokan di Pengadilan Negeri Sungguminasa, Kabupaten Gowa sudah memasuki sidang pemeriksaan saksi saksi dari pelaku.
Sidang ketiga tekait kasus penganiayaan yang melibatkan Yahya alias Layuk (50) sebagai pelaku, sementara Mansyur (37) selaku korban pembacokan yang terjadi di Dusun Borong A’ra Desa Beru Tallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa 2016 silam.
Saksi pertama yang dihadirkan pelaku yakni kakak kandungnya sendiri, Hambali bersama saksi kedua, Salam.
Hambali ini dicecer pertanyaan oleh Jaksa, begitu pula dari Majelis Hakim untuk mengorek keterangan, karena saksi dinilai berbelit belit dalam memberikan keterangan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU), Arifuddin Ahmad mengatakan, tersangka punya hak dalam menghadirkan saksi saksi untuk meringankan hukumannya, meskipun itu tidak disidik di kepolisan, itu sudah diatur dalam KUHP.
“Tentunya kehadiran saksi yang diajukan juga tidak mengabulkan pembuktian yang dilakukan pelaku. Dari keterangannya itu, hakim yang akan menilai”, ujarnya.
Menurut keluarga korban, Sugeng setelah mengikuti persidangan, kehadiran saksi dari saudara kandung pelaku dalam memberikan keterangan dinilainya sangat berbelit belit.
“Saya pribadi menilai keterangan yang diberikan oleh saksi yang juga saudara kandung pelaku sangat berbelit belit. Semoga Majelis Hakim nantinya bisa memutuskan kasus pembacokan ini seadil adilnya”, harapnya.
Motif pembacokan ini, terkait kepala dusun (Kadus) yang sudah puluhan tahun menjabat, dinonaktifkan oleh kepala desa setempat tahun 2016 silam.
Keluarga kepala dusun tidak terima sehingga ada penyegelan kantor desa. Korban yang memang tinggal di rumah dinas kades setelah pulang ke kantor desa kaget melihat kantor desa sudah tersegel, disitulah terjadi pembacokan.
Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 1 terkait penganiayaan, dengan kurungan maksimal 2 tahun 5 bulan penjara.
Agenda sidang minggu depan, Selasa (14/5/2019) yakni pemeriksaan terdakwa.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here