Anggota Dewan Makassar Desak Pemkot Sediakan Lahan Pusat Kegiatan Anak

0
58

MAKASSAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mendesak pemerintah kota menyiapkan lahan untuk digunakan sebagai pusat kegiatan anak.

Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Yenni Rahman mengatakan ketersedian ruang bermain anak diatur dalam Peraturan Daerah tentang Perlindungan Anak yang beberapa waktu lalu disahkan.

Dalam perda tersebut, ditegaskan bahwa setiap kelurahan harus menyediakan pusat kegiatan anak, seperti taman bermain anak atau perpustakaan. Karena itu, ia mendesak kepada pemerintah untuk mencari lahan-lahan yang bisa ditempatkan sebagai tempat bermain anak.

“Inilah tugas dari pemerintah untuk mencari tempat-tempat yang bisa mengakomodir tempat bermain anak. Dalam perda sangat ditegas bahwa setiap kelurahan itu harus punya tempat pusat kegiatan anak ini, bisa juga salah satunya adalah taman bermain atau perpustakaan,” kata Sekretaris Pansus Ranperda Perlindungan Anak ini.

Selain pusat kegiatan anak, perda tersebut juga mewajibkan pemerintah menyediakan shelter (rumah aman) buat anak korban kekerasan.

“Salah satu fasilitas untuk kita juga mendesak bahwa di setiap Kecamatan itu ada shelter atau rumah aman buat anak,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang warga Perumahan BTP Blok AB, Awi, mengatakan tempat bermain untuk anak saat ini sangat susah ditemui, terutama di perumahan atau kompleks. Untuk mengajak anak-anak bermain harus diajak ke mal dan tentunya berbayar.

“Sekarang untuk memenuhi kebutuhan bermain anak harus berbayar. Anak kalau mau menikmati taman bermain harus bayar. Kalau anak orang kaya mungkin masih bisa menikmati taman bermain di Mall-mall, tapi kalau orang tua yang tidak mampu, bagaimana?” katanya.

Ia mengatakan pembangunan gedung-gedung perkantoran menyebabkan lahan kota semakin sempit. Akibatnya, taman bermain untuk anak semakin jarang ditemui. “Makanya, kami meminta adanya ruang terbuka untuk tempat main anak-anak,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here