Dewan Pertanyakan Pemotongan Insentif RT/RW

0
50

MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Basdir mempertanyakan soal polemik pemotongan insentif sejumlah RT/RW di Kota Makassar selama 3 bulan terakhir.

Padahal, janji Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam hal ini Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto akan memberikan Rp1 juta per bulan. Namun, nyatanya ada sejumlah RT/RW hanya menerima Rp200 ribu lebih per bulannya.

“Kalau ada RT/RW yang tidak menerima satu juta itu, pertanyaannya dialihkan kemana anggaran itu? Apakah dialihkan untuk kepentingan lain?,” ujar Basdir kepada Heraldmakassar.com, Senin (1/4/2019).

Menurut Legislator Partai Demokrat itu, sebelumnya Danny Pomanto sudah menjanjikan akan memberi insentif kepada RT/RW secara full dan merata di bulan Maret ini.

“Tapi faktanya tidak demikian, saya khawatirnya 9 indikator itu bukan lagi standar utama, tetapi ada lagi indikator tambahan,” tandas Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar ini.

Basdir menduga, insentif RT/RW dipotong karena ada indikator yang diwajibkan setiap Kelurahan untuk bisa dipenuhi, sehingga menurutnya, gaji tersebut akan diberikan full.

“Kalau dulu kita support lorong garden, tapi kalau ada lorong lain yang diwajibkan oleh Lurah, menurut saya itu sudah tidak becus. Loh ini uang rakyat, bukan uangnya partai politik,” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here