Kepala BPN Gowa Dilapor ke Polda Sulsel

0
67

GOWA — Advokat dan Konsultan Hukum Padeng Gervasius melaporkan inisial YN dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

YN dan Kepala BPN Gowa dilaporkan atas dugaan menggunakan surat palsu untuk memperoleh sertifikat tanah di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Sungguminasa Gowa, yang saat ini sedang bersengketa dengan nomor sertifikat: 00993/Tombolo.

Menurut Padeng, kepala kantor BPN Gowa turut bersalah secara pidana karena diduga telah menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan penyesatan atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan terlapor YN mempergunakan surat diduga palsu.

Padeng pun menganggap lahan itu seharusnya adalah milik Andi Fausiah.

Selain itu, lahan seluas 6 ribu meter itu adalah milik Fausiah dengan dibuktikan alas hak tanah itu adalah rincik.

Padahal, dasar milik lahan yang diakui oleh YN adalah hak guna bangunan.

“Ini kan sudah bedah, kalau hak guna bangunan maka itu diberikan oleh negara, padahal dasar sebenarnya adalah rincik,” katanya.

Tanah itu bukan tanah negara tapi milik dari Bau Patta bt Tunru Daeng Rani.

Saat ini, gugatan Fausiah kepada YN masih berproses di Pengadilan Negeri Gowa.

“Gugatan di sana adalah perdata tapi saya sebagai pribadi mengajukan pidana karena adanya pemalsuan dokumen untuk mengeluarkan sertipikat hak milik atas nama YN,” katanya.

Dari berkas gugatan Padeng, YN membeli tanah dari PT Timurama.

Ia bermohon tahan seluas 9.490 meter persegi tapi hanya mendapatkan lahan 6.000 meter persegi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here