DPRD Makassar, Incumbent Masih Perkasa

0
40

Hasilnya saya meraih 5.774 suara dan menjadi caleg dengan suara tertinggi dari internal NasDem,” katanya.

Caleg incumbent Partai Demokrat Dapil 3 Abdi Asmara menegaskan, hasil rekapitulasi dan penetapan KPU akan membuahkan hasil yang baik bagi dirinya untuk kembali menjadi anggota DPRD Kota Makassar periode 2019-2024.

Saat ini kami tinggal menunggu hasil rekapitulasi KPU di tingkat kecamatan, jadi kita tunggu hasil akhir penetapan dari KPU,” katanya.

Baginya, Kota Makassar adalah tempat untuk mengabdi. “Jika kembali terpilih, maka kedepannya tanggung jawab harus ditingkatkan, sinergi dengan pemerintah kota harus lebih baik lagi agar program pemerintah berdampak baik bagi kehidupan masyarakat,” terang Abdi Asmara.

Caleg Partai NasDem Dapil 1, Irwan Jafar mengklaim telah mengantongi 5.300 suara. Dengan raihan itu, dirinya optimis kembali berkantor di DPRD Makassar. Ia mengaku percaya dengan suara yang dapat meski tidak mengetahui perkembangan suara dari caleg lainnya.

“Kalau suara yang saya raih itu berdasarkan C1 dari saksi di masing-masing TPS. Itu sudah 100 persen suara masuk,” bebernya.

Ia bahkan sesumbar partainya akan memperoleh dua kursi di Dapil I. “Saya yakin NasDem berpotensi besar dapat 2 kursi,” ungkapnya.

Sikap optimis juga diungkapkan caleg PPP Fasruddin Rusli. Ia mengaku telah mengalahkan kontestan lainnya, terlebih lagi pendatang baru. Meski perampungan data suara oleh KPU belum usai, ia telah mengetahui bocoran-bocoran jumlah suara yang diperoleh. “Berkisar 4 ribu suara. Insya Allah saya yang akan duduk nanti,” tegasnya.

Tim Pemenangan Caleg Partai Gerindra Dapil IV Makassar, Amar Busthanul, Nur Alam Rewa mengatakan, pihaknya masih bekerja merampungkan semua data penghitungan suara dari tim. Ia juga menunggu pengumuman resmi dari KPU kota Makassar sebagai penyelenggara Pemilu.

“Suara sementara untuk Pak Amar sekira 3.500 suara, suara lawan sekitar 2.000 ada juga yang masih 1800, ini belum masuk semua,” papar Alam, Selasa (23/4).

Kata Alam, penghitungan suara oleh tim pemenangan merupakan hasil dari perolehan suara sekitar 60 persen. Potensi suaranyapun diprediksi bisa melebih angka 3500 suara di semua TPS di Dapil IV Makassar. “Ini data kami sudah masuk 60 persen dari semua TPS di dapil IV, itu data C1 semua,” singkatnya.

Sementara, Caleg Hanura DPRD Kota dari Dapil IV, Jufri Pabe mengatakan, dirinya memiliki peluang cukup besar untuk kembali duduk di parlemen. Ditambah, sejumlah prediksi menempatkan dirinya sebagai caleg terpilih di pileg 2019.

“Tidak mungkin mereka memprediksi tanpa dasar. Dari saya, saya yakin duduk karena suara saya saat ini sudah 4.000 suara (data sementara). Ini belum semua data C1, baru 300 TPS, suara saya sudah 4000,” ucap Jufri.

Kata Jufri, perolehan suara miliknya tidak menutup kemungkinan bakal bertambah. Pasalnya, masih ada sekira 562 TPS data C1 yang belum masuk.

“Tidak mungkin tidak ada suara saya, pasti masih ada. Dimana daerah yang tidak terlalu saya garap dan tidak menganggap ada tim tapi kami punya pertemanan dan keluarga. Jadi, sementara juga kami masih menunggu,” jelasnya.

Terpisah, caleg Partai Hanura DPRD Kota Makassar, Sinta Mashita mengatakan, dirinya enggan mengomentari terlalu banyak persoalan prediksi caleg yang terpilih di semua dapil di Makassar melalui pesan aplikasi whatsapp.

“Kita harus menunggu hasil final dari KPU, orang boleh memprediksi tapi ketetapan akhir ada di KPU, saya masih menunggu dari KPU,” cetus Sinta.

Kata Sinta, pihaknya masih terus melakukan penghitungan suara dan pengawasan surat suara model C1 sehingga, perolehan suara untuk dirinya belum diketahui. “Belum masuk semua ini (jumlah perolehan suara),” singkatnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here