Bongkar Dugaan Penyelewengan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Pinrang, Kejaksaan Mulai Periksa Para Saksi

0
130

PINRANG — Kejaksaan Negeri (Kejari) Pinrang kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi atas dugaan penyelewengan pendistribusian dan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Pinrang itu.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Intel Kejari Pinrang, Tomi Aprianto. Ia mengaku kasus dugaan penyelewengan distribusi dan penggunaan Alsintan Dinas Pertanian terus berjalan.

“Sampai sekarang pemeriksaan masih berjalan. PPK di level kecamatan sedang kami periksa. Kami akan lanjut pemeriksaan lagi untuk wilayah Kecamatan Mattiro Bulu dan Suppa,” kata Tomi kepada media, Jumat (4/5/2021).

Tomi mengatakan jika pihaknya menerima tidak sedikit aduan terkait distribusi dan penggunaan alsintan di Kabupaten Pinrang. Makanya, pihaknya pun kini sedang mendalami dan melakukan pemeriksaan terhadap mereka yang terkait.

Hanya saja ia tak merinci secara detail apa-apa saja yang kini sedang didalami oleh pihaknya. Namun salah satu hal yang kini jadi atensi adalah distribusi dan penggunaan alsintan yang diduga tanpa evaluasi secara triwulanan.

“Pemeriksaan masih berlanjut. Kami akan telusuri lebih dalam lagi. Pihak Dinas Pertanian dan Kelompok Tani (Poktan) juga telah kami periksa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Tjalo Kerrang, menepis dugaan jika pihaknya dalam distribusi dan penggunaan alsintan itu tanpa evaluasi.

“Kami punya juknis untuk distribusi itu,” bebernya.

Lebih jauh Andi Tjalo menyampaikan, jika setiap tahun pihaknya melakukan monev dan bahkan, setiap musim tanaman juga dilakukan evaluasi dengan menggunakan blanko pengawasan khusus.

Sebelumnya dikabarkan Kejaksaan Negeri Pinrang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kelompok tani dibeberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pinrang.

Pemeriksaan itu disinyalir terkait dugaan penyelewengan pendistribusian dan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Pinrang beberapa tahun terakhir. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here