BPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Juta Proyek Timbunan Kawasan Permukiman Padang Desa Bontosunggu Selayar

0
633

MAKASSAR — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan mengungkap sejumlah keruwetan yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sayangnya dari keruwetan yang ditemukan di Selayar ini, sampai sekarang belum diendus oleh aparat penegak hukum maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satunya seperti temuan BPK pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Selayar pada proyek penataan/penimbunan kawasan permukiman Padang Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontobaru.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. DP dengan nilai Rp2.166.457.000 termasuk PPN atau sebesar Rp1.969.506.363.

Oleh temuan BPK, pekerjaan tersebut terdapat keterlambatan penyelesaian pekerjaan selama lima hari, pekerjaan tersebut belum dkenakan denda. Akibatnya,kondisi tersebut mengangkibatkan kekurangan penerimaan dari pendapatan denda keterlambatan yamg belum dipungut sebesar Rp639.386.259 sehingga mengakibatkan terjadinya kerugian negara.

Oleh karena itu, BPK memerintahkan kepada PPK pekerjaan terkait pertanggungjawaban menarik dan menyetorkan denda keterlambatan ke rekening kas daerah sebesar Rp639.386.259 pada proyek tahun 2019 tersebut.

Selain itu, kepala Dinas DPKP setiap pelaksanaan belanja modal agar menyusun rencana kerja dan jadwal pelaksanaan pengawasan atas pekerjaan tersebut dan dilaksanakan bersama dengan PPK, serta hasilnya dilaporkan ke bupati. ( LAPORAN : REDAKSI CELEBESNEWS )

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here