Pekan Depan, Leskap akan Laporkan Kuasa Pengguna Anggaran, PPK dan Kontraktor Proyek Timbunan Dinas Perumahan dan Permukiman Selayar ke Polda

0
870

MAKASSAR — Temuan kerugian negara ratusan juta rupiah terhadap proyek timbunan Padang Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontobaru, Kabupaten Kepualaun Selayar diperkirakan bakal sampai ke ranah hukum.

Ketua Lembaga Study dan Kebijakan Pemerintah (Leskap) Republik Indonesia, Wawan kepada Celebesnews pada, Kamis (24/6/2021) malam menegaskan akan melaporkan temuan kerugian negara tersebut ke Polda Sulawesi Selatan.

“Insya Allah pekan depan kami akan laporkan kasus ini ke Polda sehingga semua pihak-pihak yang terlibat dalam timbulnya kerugian negara pada proyek timbunan ini dipanggil untuk masing-masing mempertangungjawabkan perbuatannya,” ungkap Wawan.

Wawan menambahkan, akan melaporkan pimpinan OPD Dinas Perumahan dan Permukiman selaku kuasa pengguna anggaran, PPK dan kontrakor. “Temuan kerugian negara ini tidak boleh ada pembiaran disitu, polisi wajib masuk mendalami dengan memanggil semua pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Kasus ini sendiri menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Selayar pada proyek penataan/penimbunan kawasan permukiman Padang Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontobaru.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. DP dengan nilai Rp2.166.457.000 termasuk PPN atau sebesar Rp1.969.506.363.

BPK menemukan pekerjaan tersebut terdapat keterlambatan penyelesaian pekerjaan selama lima hari, pekerjaan ini belum dkenakan denda. Akibatnya,kondisi tersebut mengangkibatkan kekurangan penerimaan dari pendapatan denda keterlambatan yamg belum dipungut sebesar Rp639.386.259 sehingga mengakibatkan terjadinya kerugian negara.

Sementara itu, Celebesnews mencoba melakukan konfirmasi kepada Pimpinan OPD Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Selayar melalui surat hingga kini belum mendapat tanggapan dan respon serta jawaban. ( Laporan Jurnalis : Anchy )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here