Dua Lembaga Pegiat Antikorupsi Mulai Monitoring Proyek Sumur Bor di Polsel Takalar, Hingga Libatkan Tenaga Teknik

0
228

MAKASSAR — Dua lembaga pegiat antikorupsi bakal bekerjasama mengawasi proyek sumur bor di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) Takalar. Kedua lembaga ini adalah Lembaga Kajian Kebijakan Pemerintah (Leskap) dan Komunitas Pencegahan Korupsi Indonesia Timur (KPK-Intim).

Ketua Leskap Sulawesi Selatan, Wawan kepada Celebesnews, pada Jumat (16/7/2021) kembali mengungkapkan tengah melakukan kajian atas proyek sumur bor tersebut.

Salah satu yang menjadi kajian mereka adalah kualitas dan kuantiti bobot pekerjaan sumur bor tersebut dengan menggandeng tenaga teknik. “Mudah-mudahan pekan depan kajian kami sudah rampung dan segera melakukan persiapan untuk langkah berikutnya,” terangnya.

Dikatakan oleh Wawan, Leskap akan serius melakukan monitoring dan pengawasan terhadap proyek sumur ini agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. “Kami tidak ingin proyek ini dikerjakan asal-asalan. Kami akan awasi dan monitoring supaya dikerjakan dengan baik, itu saja yang jadi harapakan kami,” ujarnya.

Sebaliknya, kata dia, kalau proyek sumur bor yang dikerjakan oleh perusahaan CV Zahra Utama Konstruksi ini tidak sesuai kualitas, Leskap bakal mendorong proyek ini ke ranah hukum.

Demikian pula disampaikan oleh Ketua Umum KPK-Intim, Akram SH mengungkapkan tengah menunggu hasil investigasi tim yang telah diturunkan ke lapangan pada tiga kelurahan proyek ini di kerjakan.

“Kami tengah menunggu laporan dari hasil investigasi teman-teman di lapangan. Dari situ, kemudian kami akan melakukan rapat bersama dalam rangka menindak lanjuti proyek sumur bor tersebut,” singkatnya. ( Laporan : Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here