Proyek Sumur Bor di Polsel Takalar Akhirnya Berujung Pada Laporan Polda, KPK-Intim ” Kami akan Laporkan Dalam Minggu Ini”

0
845

MAKASSAR — Ketua Umum Lembaga Komunitas Pencegahan Korupsi Indonesia Timur (KPK-Intim), Akram SH akhirnya memberi reaksi keras terhadap proyek sumur bor di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) Kabupaten Tekalar. Aktivis anti korupsi yang juga merupakan pengacara ini akan melaporkan proyek sumur bor tersebut ke Polda Sulawesi Selatan.

Langkah ini dilakukan usai tim investigasi KPK-Intim melakukan kajian dan monitoring di lapangan terhadap 12 paket pekerjaan sumur bor yang tersebar pada tiga kelurahan di Polsel Takalar.

Tidak tangung-tanggung proyek sumur bor ini menelan anggaran sebesar Rp1,1 miliar milik Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Takalar yang dikerjakan oleh perusahaan CV Zahra Utama Konstruksi.

Akram mengungkapkan, akan menyeret sejumlah pihak terkait dalam proyek ini ke ranah hukum, mulai dari kuasa pengguna anggaran, PPK dan Kontraktor. Rencananya, KPK-Intim akan melaporkan proyek tersebut ke Polda Sulawesi Selatan dalam pekan atau minggu ini.

“Kami sudah melakukan kajian dan data-data investigasi kami dari lapangan serta pengambilan dokumen pekerjaan proyek sudah ada semua, dalam minggu ini kami akan bawa ke Polda sebagai bahan laporan,” ujarnya kepada Celebesnews, Senin (19/7/2021)

Dikatakannya, proyek sumur bor ini akan menjadi atensi KPK-Intim hingga ke ranah hukum terkait beberapa hal yang menjadi temuan di lapangan setelah melibatkan tenaga teknik.

“Kami akan koordinasi dengan Ditkrimsus Polda untuk membawa temuan hasil investigasi kami di lapangan, dan kami akan memberi atensi terhadap proyek ini,” tutupnya. ( Laporan : Redaksi )

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here