Sorotan Aplikasi TNT Berujung Temuan BPK, Memantik Reaksi Pegiat Antikorupsi, CCW “Bank Sulselbar Jangan Tutup Mata”

0
85

MAKASSAR — Sorotan salah satu kepala OPD Pemprov Sulsel terhadap Aplikasi Transaksi Non Tunai (TNT) Bank Sulselbar mulai memantik reaksi para pegiat anti korupsi di Kota Makassar. Salah satunya datang dari Celebes Corruption Watch (CCW) turut menyoroti Bank Sulselbar akibat munculnya temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK pada instansi atau badan milik Pemprov Sulsel tersebut.

Kepala salah satu OPD Pemprov tidak bisa berbuat maksimal untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap kegiatan belanja atau transaksi terkait pengenaan pemotongan pajak melalui aplikasi TNT Bank Sulselbar tersebut karena pembatasan akses yang diberikan.

Keluhan ini muncul setelah adanya temuan LHP BPK yang merilis tidak adanya pemotongan atau penyetoran pajak pada kegiatan belanja dan transaksi karena dipicu kepala OPD tidak bisa melakukan akses penuh terhadap aplikasi TNT. “Nah… bagaimana kita bisa awasi langsung selaku kuasa penggung anggaran melalui aplikasi kalau kita tidak diberi akses penuh. Namun hanya sampai menu opsi. Akibatnya kegiatan transaksi atau belanja jadi temuan BPK,” ujarnya kepada Celebesnews baru-baru ini yang minta namanya tidak di media kan.

Tidak hanya itu, akibat temuan BPK ini, kata dia, dirinya cukup dibuat repot karena harus mempertanggungjawabkan temuan tersebut dengan mengumpulkan semua bukti-bukti trasaksi atau kegiatan belanja kantor secara manual. “Harusnya kalau aplikasi ini bisa diakses secara penuh, sangat membantu kami bisa melakukan pengawasan sampai ke bagian keuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua CCW Sulawesi Selatan, Masryadi mengungkapkan, atas munculnya temuan BPK tersebut Bank Sulselbar harusnya bisa melakukan kajian dan evaluasi terhadap penggunaan aplikasi TNT ini dengan adanya sorotan dari salah satu kepala OPD.

“Kekhawatiran kami adalah jangan sampai dengan adanya temuan BPK ini akan berdampak atau menimbulkan dugaan kerugian negara. Bank Sulselbar sebagai penyedia jasa tidak boleh tutup mata dengan adanya keluhan seperti ini. Harus segera dilakukan pembenahan,” ujarnya.

Sementara itu, Celebesnews yang mencoba meminta klarifikasi dan konfirmasi terkait sorotan tersebut melalui surat, ditanggapi oleh Rakhmat Nur Kadir, Pimpinan Grup Corporate Secretari Bank Sulselbar menjelaskan aplikasi TNT ini memberikan akses informasi yang penuh dan lengkap kepada pimpinan OPD. Setiap transaksi yang diinput oleh bendahara harus melalui persetujuan pimpinan OPD untuk diproses. Pimpinan OPD juga dapat melihat secara detail transaksi yang diinput oleh bendahara.

Setiap transaksi yang diinput oleh bendahara pada aplikasi TNT dapat dikontrol penuh oleh pimpinan OPD. Hanya user pimpinan OPD yang dapat menyetujui ataupun menolak transaksi yang diinput oleh bendahara.

Pimpinan OPD dapat melihat keseluruhan detail transaksi dengan utuh termasuk nilai potongan pajak.

Pengendalian dan kontrol terhadap potongan pajak pada setiap transaksi dapat diketahui oleh pimpinan OPD. ( Laporan : Redaksi )

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here