LSM-FP2KP Sorot Kejaksaan Tinggi Sulsel, Setahun Masukan Laporan Kasus Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru Non PNS Masih Jalan di Tempat

0
301

MAKASSAR — Aktivis antikorupsi yang tergabung dalam sejumlah lembaga pegiat antikorupsi di Sulsel kembali menyoroti kinerja penegakan hukum Kejati Sulsel. Salah satunya kali ini datang dari koalisi LSM-FP2KP dan LPKP Kabupaten Pinrang.

Pada Bulan Agustus 2020, LSM-FP2KP melaporkan kasus dugaan korupsi penyaluran dana tunjangan profesi guru non PNS di Pinrang namun hingga kini penyidikan atas kasus dugaan korupsi tersebut masih jalan di tempat pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Ketua LSM-FP2KP Kabupaten Pinrang, Andi Agustang Tanri TJoppo kepada Celebesnews, Rabu (28/7/2021) menilai Kejaksaan Tinggi Sulsel tak konsisten dengan penegakan hukum, dalam hal ini pemberantasan korupsi. Selama ini, penanganan dugaan korupsi Dana Tunjangan Profesi Guru Non PNS di Pinrang belum ada perkembangan signifikan, padahal sudah dilaporkan sekitar satu tahun.

Koalisi LSM Kabupaten Pinrang yang ambil bagian melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Sulsel di Makassar tahun 2020 lalu.

Andi Agustang membeberkan melaporkan kasus dugaan korupsi ini ke Kejaksaan Tinggi Sulsel berdasarkan dari hasil temuannya dan mengaku telah resmi melaporkan kasus ini agar di proses secara hukum.

“Kasus ini resmi saya laporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulsel di Makassar karena kasus ini perlu mendapat perhatian serius mengingat Panitia Kerja (Panja) yang di janjikan Dewan pada tahun lalu hingga kini tak kunjung dibentuk, padahal indikasi pelanggarannya sudah cukup kuat untuk mendorong pihak penegak hukum agar mengusut tuntas kasus ini dan data yang berhasil kami kumpulkan sudah lengkap,” ujarnya.

Bahkan Ketua LSM-FP2KP ini dengan tegas meminta aparat penegak hukum segera menangkap oknum yang diduga koruptor tersebut.

“Kami berharap Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memberi atensi kasus ini dan segera melakukan penydikan untuk mendalami laporan yang kami masukan,” pungkasnya. ( Laporan : Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here