BPK Endus Temuan Masalah Bansos Covid-19 pada Dinas Sosial Majene, Ribuan Penerima Bansos Diduga Tak Tepat Sasaran

0
471

MAKASSAR — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Barat mengendus temuan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 tidak tepat sasaran. Selain itu, potensi tumpang tindih penerima manfaat juga terjadi pada Dinas Sosial Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ribuan penerima bantuan sosial covid-19 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, diduga tidak tepat sasaran berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja pengadaan barang/jasa penanganan covid-19 tahun 2020.

BPK menemukan penyaluran BLT pada tahap pertama, tahap kedua dan tahap ketiga sebanyak 1499 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) ganda dari total 1891 KPM dengan nilai Rp 1.134.600.000

Dari data tersebut diketahui bahwa penyaluran BLT ini tidak dapat disalurkan karena data dokumen tidak valid, penerima bantuan yang tidak berhak menerima adalah senilai Rp 1.134.600.000 (1891 KPM x Rp600.000) dan seluruh dana BLT tersebut telah dikembalikan ke Dinas Sosial.

Selain itu, temuan BPK pada Dinas Sosial, penyaluran BLT pada tahap dua dan tiga terlambat melewati batas waktu yang ditetapkan.

Hasil pemeriksaan lebih lanjut, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melakukan rekonsiliasi dengan Dinas Sosila pada tanggal 2 September 2020 diketahui terdapat sisa saldo BLT senilai Rp 236.100.000 namun dana tersebut baru disetorkan ke kas daerah masing-masing senilai Rp187.200.000 pada tanggal 12 November 2020 dan Rp 48.900.000 pada tanggal 16 November 2020.

Atas temuan BPK tersebut karena Kepala Dinas Sosial tidak optimal melakukan pengawasan dan pengendalian verifikasi dan validasi data PKM.

Selain itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial tidak memverifikasi data PKM yang diajukan oleh kelurahan/desa dan bendahara Dinas Sosial dan terlambat menyetorkan sisa saldo BLT senilai Rp 236.100.000

Sementara itu, Celebes news mencoba meminta klarifikasi dan konfirmasi atas temuan BPK tersebut kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene melalui surat sejak dua pekan lalu hingga berita ini diturunkan belum mendapat jawaban dan tanggapan. ( LAPORAN : REDAKSI )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here