PF2KP Pinrang Desak Kejaksaan Tinggi Tindaklanjuti Laporan Kasus Bansos Covid-19, Andi Agustan “Seret Semua yang Terlibat”

0
222

MAKASSAR — Forum Pembangunan dan Pengawas Kinerja Pemerintah (FP2KP) mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan segera menindaklanjuti kasus Bansos Covid-19 di Kabupaten Pinrang.

Menurut Ketua Umum FP2KP, Andi Agustan Tanri Tjoppo kepada Celebesnews pada, Selasa (17/8/2021) laporan tentang dugaan persoalan Bansos Covid-19 di Kabupaten Pinrang telah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi secara resmi.

Menurutnya, laporan tersebut merupakan salah satu bentuk pemikiran kritis melalui proses hukum yang konstitusional untuk memberi efek jerah kepada pejabat untuk tidak main-main dengan urusan bantuan masyarakat.

Lanjut dia, idealnya FP2KP sangat menghormati proses yang tengah berjalan hingga ada keputusan akhir dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

“Kami minta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk memberi atensi serius laporan kami terkait dugaan masalah bantuan sosial Covid-19 di Kabupaten Pinrang. Semua data-data kami telah masukan ke kejaksaan tinggi, mudah-mudahan dalam waktu dekat proses hukum bisa berjalan,” tandasnya.

Ditambahkan Andi Agustan, sebagai bahan masukan untuk mendalami kasus bantuan sosial ini, penyidik dari kejaksaan juga bisa menambahkan data-data Bansos ini dengan turun langsung ke masyarakat sehingga bisa mendengar langsung seperti apa yang dirasakan oleh masyarakat.

Dalam laporannya, PF2KP menemukan sejumlah persoalan terkait penyaluran Bansos Covid-19 mulai dari Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta bantuan sosial PKH. “Ini yang kami laporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Kami minta semua pihak-pihak terkait diseret ke meja hijau,” tutupnya ( Laporan : Redaksi )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here