BPK Endus Proyek Dinas Kesehatan Takalar “Rehabilitasi Puskesmas Pattalassang Kekurangan Volume Puluhan Juta Rupiah”

0
572

MAKASSAR — Badan Pemeriksa Keuangan Repulik Indonesia menemukan adanya ketidakpatuhan dan kecurangan pada pekerjaan fisik rehabilitasi Puskesmas Pattalassang mencapai puluhan juta rupiah pada tahun anggaran 2019.

Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya kekurangan volume pekerjaan fisik rehabilitasi Puskesmas Pattalassang Kabupaten Takalar yang dikerjakan tahun 2019.

Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan pekerjaan rehabilitasi Puskesmas Pattalassang yang dilaksanakan oleh CV BK berdasarkan kontrak tanggal 20 Juni 2019 sebesar Rp 924.730.000 termasuk PPN 10 persen. Kontraktor pelaksana telah menerima pembayaran saratus persen.

Selanjutnya jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 120 hari kalender. Berdasarkan konfirmasi Badan Pemeriksa Keuangan kepada PPK diketahui bahwa atas pelaksanaan kontrak dilakukan pekerjaan tambah kurang yang tidak mengakibatkan perubahan nilai kontrak.

Berdasarkan hasil konfirmasi Badan Pemeriksa Keuangan kepada PPK bahwa terdapat addendum kontrak pekerjaan tambah kurang sesuai berita acara tanggal 3 Oktober 2019. Pekerjaan tersebut telah dinyatakan selesai sesuai berita serah terima pertama atas penyelesaian seratus persen berdasarkan dokumen PHO tanggal 17 Oktober 2019.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan BPK bersama PPK, Inspektorat, pelaksana pekerjaan dan konsultan pengawas pada tanggal 11 Desember 2019 dan revieu dokumen pertanggungjawaban diketahui terdapat kekurangan volume pekerjaan yang tidak sesuai dengan dokumen dalam RAB sebesar Rp 31.471.607

Celebesnews mencoba meminta klarifikasi dan konfirmasi melalui surat kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar sejak dua bulan lalu hingga berita ini diturunkan memilih bungkam dan belum mendapat jawaban atau tanggapan langsung.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar melalui WA menyatakan terkait temuan yang dipersoalkan sudah diselesaikan oleh pelaksana kegiatan dan tidak ada lagi persoalan. ( Laporan : Redaksi )

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here