Parah !!! Setumpuk Temuan Proyek Dinas PUPR Gowa Jadi Sorotan, Terbaru Proyek Pembangunan TPS Bakal Masuk Ranah Hukum

0
237

GOWA —- Sederet proyek Pemkab Gowa terus memantik reaksi para pegiat dan aktivis antikorupsi. Terbaru, proyek Talud serta proyek pembangunan Pengelolaan Sampah (TPS) di Pangkabinanga yang dikerjakan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019- 2020 terancam di laporkan ke aparat penegak hukum.

Tidak tanggung-tanggung proyek yang menelan anggaran ratusan juta tersebut menjadi sorotan lantaran diduga tidak memberikan efek serta fungsi yang maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, sejumlah proyek Talud yang dikelola Dinas PUPR Gowa, turut diduga tidak sesuai spesifikasi. Lantaran fisik yang berdiri terkesan bentuknya pondasi, tidak terdefinisi sebagai talud yang sebenarnya.

“Yang di katakan talud adalah dinding yang terbuat dari tumpukan batu kali yang disusun sedemikian rupa sebagai penahan tanah atau bangunan. Fungsinya untuk menjaga struktur tanah agar tetap stabil dan tidak bergeser. Namun yang dibangun diduga menyerupai pekerjaan pondasi bukan talud,” tegas Direktur Lembaga Antikorupsi Sulsel (LAKSUS), Muh Ansar kepada celebes-news.com melalui keterangan tertulisnya pada Rabu (8/9/2021).

Ditambahkan Ansar, sejumlah proyek Dinas PUPR Kabupaten Gowa yang turut dipertayakan terkait spesifikasinya, antara lain, Paket XV Pembuatan Talud Jalan Poros Limbung-Mandalle di Kec. Bajeng Barat yang menelan anggaran 1,4 Miliar tahun anggaran 2020.

Selanjutnya, Paket XVI Pembuatan Talud Jalan Paccelekkang-Batas Makassar yang menelan anggaran Rp700 Juta tahun anggaran 2020. Kemudian Paket XIII Pemasangan Talud Desa Biringala Kecamatan Barombong yang menelan anggaran 750 Juta tahun anggaran 2019.

“Sejumlah paket itu sementara kami rampungkan datanya. Dan dalam waktu dekat akan kami laporkan ke aparat penegak hukum (APH),” tegas Muh Ansar. (rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here