Geram !!! Aktivis Antikorupsi Kembali Desak Bupati Copot Plt Kepala Dinas PUPR Gowa

0
43

MAKASSAR — Tindan lanjut temuan Badan Pengawas Keuangan (BPK) atas kelebihan bayar sebesar Rp 800 juta lebih pada proyek peningkatan jalan Gantarang-Garassi Pakkolompo Kabupeten Gowa tahun anggaran 2020 mulai memantik reaksi pegiat antikorupsi.

Salah satunya kembali datang dari lembaga antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW) yang menyoroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gowa atas temuan kelebihan bayar ratusan juta tersebut.

Setumpuk temuan BPK pada Dinas PUPR Kabupaten Gowa seharusnya Bupati Gowa tidak perlu menunggu sampai enam bulan usai dilantik sebagai kepala daerah untuk melakukan mutasi terutama kepada pejabat dengan sederet temuan masalah kinerja.

Dinas PUPR Kabupaten Gowa, menjadi salah satu sorotan para pegiat dan aktivis antikorupsi dengan temuan BPK terbanyak pada jajaran OPD Pemkab Gowa. Tidak heran bila kemudian desakan untuk mencopot Plt Kepala Dinas PUPR ini terus disampaikan aktivis antikorupsi agar mendapat atensi dari Bupati.

Terbaru, temuan BPK atas kelebihan bayar karena kekurangan volume pada proyek peningkatan jalan Gantarang-Garassi Pakkolompo hingga Rp 800 juta lebih tersebut membuat denyut kaget para aktivis antikorupsi. Dinas PUPR lagi-lagi membuat gebrakan atas temuan tersebut.

Kepala Devisi Hukum dan Advokasi CCW, Zulfikar kepada celebes-news.com pada Selasa (13/9/2021) meminta Bupati Gowa untuk segera mencopot Plt Kepala Dinas PUPR atas setumpuk temuan oleh BPK yang berulang.

“Kami yakin Pemda Gowa tidak akan pernah kekurangan orang-orang terbaik untuk di tempatkan pada posisi Plt atau pejabat defenitif Kepala Dinas PUPR,” tandasnya.

Aktivis dan pegiat antikorupsi berharap, Bupati menempatkan orang-orang yang komunikatif dan tidak kaku pada Plt Kepala Dinas PUPR sehingga selalu dapat merespon dan membangun komunikasi yang baik kepada masyarakat.

“Plt atau pejabat kepala dinas itu adalah harus bisa komunikatif dan jangan kaku berinteraksi kepada masyarakat. Tidak perlu menutup diri atau pasang badan… Toh, disitu Anda tidak akan selama-lamanya berada di positi itu, jadi pejabat yang humanis lah sehingga masyarakat juga senang,”pungkasnya.

Sementara itu, celebes-news mencoba meminta klarifikasi dan konfirmasi atas temuan BPK tahun anggaran 2020 kepada Plt Kepala Dinas PUPR Gowa hingga berita ini diturunkan kembali tidak mendapat respon dan bungkam. ( Laporan : Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here