Pegiat Antikorupsi Desak Bupati Segera Copot Kepala Dinas PSDA Pinrang

0
72

MAKASSAR — Pegiat dan aktivis antikorupsi juga Ketua Komunitas Pencegahan Korupsi Indonesia Timur (KPK-Intim), Akram SH kembali memberi ‘warning’ atau peringatan keras kepada Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Pinrang sebagai kuasa pengguna anggaran, PPK dan rekanan proyek irigasi Palonga dan Maridi tahun anggaran 2019.

Warning ini juga secara khusus kepada Kepala Dinas PSDA atas terjadinya temuan kesalahan penganggaran belanja barang dan belanja modal tahun 2019.

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap temuan BPK tersebut, Kepala Dinas PSDA tidak boleh bungkam. Bupati menempatkan Bapak disitu karena dinilai layak dan bisa bekerja dengan baik. Nah, kalau baru sekedar temuan BPK yang dipertanyakan oleh media atau masyarakat sudah menutup diri, lantas bagaimana Bapak bisa bekerja dan membantu bupati untuk urusan lebih besar lagi,” kata Akram kepada celebes-news.com pada, Sabtu (18/9/2021).

Dengan sikap bungkam dan kesan tertutup Kepala Dinas PSDA atas temuan BPK tersebut, Akram meminta Bupati segera mencopot Kepala Dinas PSDA dan menggantikan pejabat yang lebih humanis dan komunikatif.

“Undang-undang juga memberi ruang keterbukaan informasi public kepada masyarakat. Justru kita heran kalau masih ada kepala dinas yang tidak mengerti undang-undang keterbukaan informasi public ini,” tandasnya.

Oleh karena itu, dalam rangka mendukung pemerintahan yang akuntabel dan transaparan, evaluasi kepada pejabat atau kepala dinas pada lingkup Pemkab Pinrang sudah patut untuk dilakukan oleh Bupati.

Desakan ini menyusul agar posisi dan jabatan kepala dinas ini memang diisi oleh orang-orang yang siap melakukan sinergitas membangun Kabupaten Pinrang dengan stake holder dan komunikatif.

“Sebenarnya bukan karena baru menjabat pada OPD tersebut sehingga pejabat kepala dinas baru sudah tidak mau peduli dan mengabaikan temuan-temuan BPK itu. Secara administrasi siapapun yang menjabat saat ini itulah yang bertanggung jawab, sebab tanggung jawab ini melekat. Bapak di tempatkan disitu karena dinilai layak, buktikan itu,” pungkasnya.

Celebes-news.com mencoba meminta konfirmasi dan klarifikasi atas temuan BPK kepada Kepala Dinas PSDA Pinrang hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban dan bungkam. ( Laporan : Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here