Oknum Satlantas Wajo Diduga Lakukan Pungli ke Pelanggar Lalulintas, Begini Ceritanya

0
60

MAKASSAR — Dugaan pungutan liar (pungli) kembali terjadi. Oknum Satlantas Polres Wajo memungut uang kepada pelanggar lalulintas.

Hal itu dialami oleh sopir antar daerah, berinisial R, Rabu malam, 13 Oktober 2021. Dia berangkat dari Kabupaten Soppeng tujuan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.

R mengaku diberhentikan polisi dari Satlantas Polres Wajo saat melintas di Jalur Dua Jalan Sawerigading Sengkang sekitar pukul 22.30 Wita.

Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) ku ji dia ambil. Tapi tidak ada surat tilang dia kasih ka,” akunya saat ditemui oleh media di jalur dua Jalan Andi Unru dekat Kantor Lurah Bulupabulu.

Ia mengaku salah. Sebab, mobil Toyota Avanza dikemudikan melebihi muatan. Ada 1 unit motor di bagasi belakang mobil. Namun saat menyita STNK, semestinya surat tilang dilayangkan.

“Seandainya dia beri surat tilang. Pasti saya terus jalan ke Morowali. Tapi tidak ada surat tilang,” tuturnya.

Terpaksa ia bersama penumpangnya menunggu beberapa menit di Jalan Andi Unru. Sembari menelepon seseorang yang tidak diketahui identitasnya untuk mengurus STNK-nya kembali.

“Saya disuruh membayar Rp150ribu saja. Nanti STNK diantarkan,” terangnya

Beberapa menit setelah pembicaraan di telepon ditutup. Datanglah seseorang menggunakan motor dari arah Jalan Rusa. Berpakaian kaos oblong celana pendek. Tidak mengenakan pakaian layaknya seorang polisi Satlantas.

Menghampiri pemilik mobil. Tidak turun dari motornya. Hanya mengucapkan beberapa kata.

“Kita yang punya kendaraan,” singkatnya.

Selepas perkataan itu, STNK dengan beberapa lembar uang sekejap tertukar. Tidak jelas berapa nominalnya. Sangat gelap, tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Hasanang yang dikonfirmasi oleh media terkait dugaan pungli tersebut tidak berhasil ditemui di Kantor Satlantas Polres Wajo, Kamis, 14 Oktober 2021.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam berjanji akan menindak tegas praktik pungli yang melibatkan anggota Polres Wajo.

“Kami akan telusuri kasus ini. Kalau terbukti akan kita tindak sebagaimana mestinya,” tutupnya seperti dikutip dari laman fajar.co.id (fjr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here