Direktur Laksus, Andi Muhammad Ansar : Terkesan tak Bertaring, Kejaksaan Diminta Berani ‘Garap’ Kontraktor Bandara Aroepala Selayar

0
151

MAKASSAR — Direktur Lembaga Antikorupsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Ansar kembali melontarkan pernyataan keras terhadap penanganan kasus dugaan korupsi Bandara Aroepala Kabupaten Kepulauan Selayar agar kejaksaan tidak setengah hati menuntaskan kasus ini.

Andi Muhammad Ansar bahkan menantang Kejaksaan Negeri Selayar untuk ‘menyentuh’ sang kontraktor. “Atas nama penegakan hukum dan kepentingan masyarakat kami akan melihat apakah Kejaksaan Negeri Selayar berani ‘menyentuh’ sang kontraktor proyek Bandara Aroepala Selayar ini atau tidak, dan proses hukum tidak berhenti hanya pada penetapan tersangka beberapa orang saja,” tandasnya kepada celebes-news.com pada, Sabtu (15/10/2021).

Sang kontraktor disebut-sebut salah satu pihak yang paling bertanggung jawab pada proyek Bandara Aroepala ini atas dugaan potensi kerugian negara hingga miliaran rupiah.

Dikatakannya, proses hukum yang telah dilakukan oleh kejaksaan Negeri Selayar dengan melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket) terharap sejumlah pihak yang telah terperiksa seharusnya sudah bisa menyentuh sang kontraktor.

“Nah, pertanyaannya sekarang ada apa sang kontraktor ini tidak bisa di ‘sentuh’. Bosss ini negara hukum, kami minta Kejaksaan Negeri Selayar lebih bertaring sikat kontraktor ‘nakal’ di Selayar agar masyarakat tidak selalu dirugikan dengan proyek-proyek milik pemerintah yang kembali ke masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh aktivis dan pegiat antikorupsi ini bahwa uapaya kejaksaan lebih mengedepankan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi. Bukan berarti tidak dilakukan penindakan sehingga para kontraktor selalu bekerja secara profesional.

“Kami minta Kejaksaan Negeri Selayar betul-betul mengawal dan menuntaskan kasus dugaan korupsi Bandara Aroepala Selayar. Kami akan mengawal kasus ini hingga sang kontraktor turut diperiksa,” tutupnya. ( Laporan : Anchi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here