Usai Disomasi, Pokja ULP Pemprov Sulsel Dilapor ke Polda, CCW “Pokja Terlalu Berani Ambil Risiko, Soal Tender Proyek Jalan Lingkungan dan Jaringan Drainase Bantaeng”

0
356

MAKASSAR — Ancaman pegiat dan aktivis aktikorupsi untuk membawa proses lelang tender proyek pembangunan jalan lingkungan dan jaringan drainase di Kabupaten Bantaeng akhirnya dibuktikan.

Rencananya, hari ini, Rabu (20/10/2021) Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Lembaga Antikorupsi Celebes Corruption Watch(CCW), Zulfikar akan melaporkan Pokja Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ke Polda Sulawesi Selatan.

Langkah ini di ambil setelah Pokja dinilai tidak menjalankan dan menaati aspek ketentuan dalam menjalankan proses tender proyek ini di kabupaten Bantaeng.

Berdasarkan hasil pemantauan pada Lelang proyek pada Pembangunan Jalan Lingkungan dan Jaringan Drainase Kabupaten Bantaeng diduga ada indikasi terjadinya pemufakatan atau pengaturan antara Pokja ULP Provinsi Sulawesi Selatan dan kontraktor pemenang.

Sebelumnya, CCW telah melakukan somasi kepada Pokja ULP atas proses tender proyek tersebut dengan tetap mengacu kepada norma, etika, peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan azas praduga tak bersalah.

Zulfikar mengungkapkan, proses hukum yang diambil oleh CCW dengan melaporkan Pokja ULP ke Polda Sulsel bawah berdasarkan hasil pemantauan yang ada perusahaan pemenang dari CV. Yusran Karya Pratama sudah memenangkan melebihi dari lima paket pekerjaan antara lain,
a. Paket Pekerjaan peningkatan jalan strategis di Desa Saptana  jaya dan DesaTowono di Dinas Perhubungan Kabupaten Pasangkayu TA. 2021
b. Pembangunan Air Bersih dinas PUPR Kab. Selayar TA. 2021
c. Pebangunan Broncaptering Lemb. Tondon langi Kec. Tondon Kab. Toraja Utara TA. 2021
d. Pembangunan Jaringan Distribusi dan Sambungnan rumah desain Dangsari Kab. Luwu Timur TA. 2021
e. Rehabilitasi Jalan BKP Paket 01 Kab. Bone TA 2021
f. Pembangunan SPAM Banua Desa Banua Kab. Enrekang TA 2021

“Bahwa berdasrkan hasil pemantauan lembaga kami ada syarat yang diduga dilanggar oleh salah satu rekanan pemenang yang mana POKJA ULP Provinis Sulsel pada paket pekerjaan Jalan Lingkungan Dan Jaringan Drainase Kabupaten Bantaeng terlalu berani mengambil resiko untuk memenangkannya, seharusnya POKJA ULP menilai Sisa Kemampuan Paket (SKP) Perusahaan tersebut,” ungkapnya. (anchi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here